Daftar Wilayah yang Bakal Matikan TV Analog Selanjutnya, Berganti Digital

Merdeka.com - Merdeka.com - Setelah mengawali secara resmi di Jabodetabek dan beberapa wilayah lainnya, pelaksanaan Analog Switch Off (ASO) pelan-pelan akan menyambangi daerah-daerah yang belum mematikan siaran analog. Terutama di daerah-daerah yang sudah siap dilakukan ASO. Hal ini disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate saat rapat kerja bersama DPR RI Komisi I, Rabu (23/11).

Sejauh ini beberapa wilayah maupun daerah masih menggunakan siaran simulcast. Siaran simulcast ini yakni masyarakat masih bisa menggunakan siaran tv analog juga dapat menikmati siaran digital.

"Ke depan penerapan ASO di daerah selanjutnya sesuai dengan kesiapan di lapangan yang kami sebutkan tadi. Seperti baik kesiapan siaran digital, infrastruktur multipleksing, maupun perangkat siaran di masyarakat," ujar Menteri Johnny di Jakarta.

Dalam waktu dekat, pemerintah akan mengumumkan penerapan ASO untuk beberapa wilayah. Jadwal pelaksanaan ASO sangat dinamis sesuai dengan kesiapan masyarakat dan kesiapan dari lembaga penyiaran. Oleh karena itu diperlukan kerja sama dengan lembaga penyiaran untuk kesuksesannya.

"Kami merencanakan akan melakukan pengumuman ASO dalam waktu dekat ini," kata Menkominfo.

Berikut daftar wilayah yang disebutkan Menkominfo akan segera dimatikan siaran analognya:

1. Jawa Barat I yakni Kota Bandung dan sekitarnya.
2. Jawa Tengah I yakni Kota Semarang dan sekitarnya.
3. DI Yogyakarta yakni Kota Yogyakarta, Kota Surakarta, dan sekitarnya.
4. Jawa Timur I yakni Kota Surabaya dan sekitarnya.
5. Kepulauan Riau I yakni Kota Batam dan sekitarnya.

daftar wilayah yang bakal matikan tv analog selanjutnya berganti digital
daftar wilayah yang bakal matikan tv analog selanjutnya berganti digital

©2022 Merdeka.com

Selanjutnya, kata Menkominfo, wilayah-wilayah lain pun akan menyusul dan akan didiskusikan bersama lembaga penyiaran. Sehingga penerapan ASO di wilayah-wilayah tersisa bisa dilakukan dengan cepat dan baik.

"Kami akan terus berkoordinasi sebagai mana kami jelaskan sebelumnya, kecuali ada diskusi-diskusi dan gagasan-gagasan baru bersama-sama dengan lembaga penyiaran sehingga ASO bisa dilakukan cepat dan baik di wilayah-wilayah tersisa," jelas dia.

Sebelumnya, Menkominfo menjelaskan bahwa dari 225 wilayah layanan siaran di Indonesia, sebanyak 132 wilayah layanan atau 230 kabuptaen/kota di antaranya sudah melakukan ASO.

"Terdiri ASO pada 30 April 2022 dilakukan di 4 wilayah layanan atau 8 kabupaten/kota, lalu ASO 5 Oktober dilakukan pada 14 wilayah layanan atau 35 kabupaten/kota, kemudian ASO Jabodetabek pada 2 November 2022 yakni 1 wilayah layanan terdiri dari 4 kabupaten/kota dan wilayah yang dilayani tv parabola dan kabel di 103 wilayah layanan terdiri dari 173 kabupaten/kota. 173 kabupaten/kota ini adalah wilayah yang belum ada siaran terrestrial," kata Johnny [faz]