Daging Impor, Luthfi-Suswono Bertemu Bos Indoguna?

TEMPO.CO, Jakarta-Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq diduga pernah bertemu Menteri Pertanian Suswono dan pemilik PT Indoguna Utama, Elizabeth Lehman di Medan, Sumatera Utara, Januari lalu. Menurut sumber Tempo di KPK, pertemuan itu diduga membicarakan soal kuota impor daging sapi.

Luthfi menjadi tersangka suap setelah KPK menangkap Ahmad Fathanah, anak buah Luthfi, di Hotel Le Meredien, Selasa, 29 Januari lalu. Fathana diduga disuap dua petinggi PT Indoguna, Arya Abdi Effendy dan Juard Effendy. KPK menduga penyuapan ini untuk memuluskan jatah kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian. PT Indoguna adalah perusahaan yang mendapatkan jatah kuota terbanyak di Kementerian yang dipimpin Suswono itu.

Luthfi tak mau mengomentari materi pemeriksaan, termasuk adanya informasi bahwa ia pernah bertemu Suswono dan Elizabeth, Januari lalu. "Soal pemeriksaan, etika yang saya tahu, tidak perlu dibeberkan," kata Lutfi, usai diperiksa sebagai tersangka kasus suap, di Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, kemarin.

Dalam pemeriksaan kemarin, Luthfi diperiksa sebagai saksi dalam kasus suap kuota impor daging Kementerian Pertanian dengan tersangka Juard Effendy. Juard juga diperiksa sebagai saksi terkait peran Luthfi dalam kasus tersebut. Selain keduanya, KPK juga memeriksa General Manager PT Indoguna, Petrus, serta dua pegawainya, Fani dan Aji.

Penasehat hukum Luthfi, Mohammad Assegaf juga mengaku belum tahu soal pertemuan di Medan itu. Menurut dia, hingga saat ini dia dan Luthfi baru sebatas membahas pasal yang disangkakan kepada kliennya. "Kami belum menanyakan hal itu pada Pak Luthfi. Baru menjelaskan pasal-pasal yang dituduhkan," kata Assegaf, kemarin.

Seorang politisi PKS di Medan, Ikrimah Hamidi, membenarkan bahwa Januari lalu Luthfi berada di Medan untuk mengikuti safari dakwah partai, pada 10 hingga 11 Januari 2013. Kegiatan safari dipusatkan di Istana Maimun Medan dan juga untuk memperkenalkan calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara yang diusung PKS, Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi kepada konstituen PKS.

Selain acara perkenalan calon gubernur PKS, kata Ikrimah, acara dilanjutkan dengan pertemuan tokoh masyarakat Sumatera Utara dengan pengurus PKS di Hotel Madani Medan, yang tak jauh dari Istana Maimun. Ia membenarkan bahwa Suswono diundang dalam kegiatan safari dakwah itu.

Namin Ikrimah mengaku tidak mengetahui adanya pertemuan Luthfi dengan Lehman dan Suswono. "Saya tidak kenal Elizabeth Lehman dan saya tidak tahu ada tidaknya pertemuan itu karena saya terlambat hadir di Hotel Madani. Tapi memang banyak tokoh masyarakat dan pengusaha juga yang diundang saat pertemuan di Hotel Madani," ujar Ikrimah.

Sumber Tempo mengatakan, di sela pertemuan PKS dengan tokoh masyarakat itulah Lehman datang bersama Suswono. "Pengusaha importir sapi juga ada yang diundang ke Medan," kata sumber itu lagi.

Selain soal pertemuan di Medan, sumber Tempo di KPK juga menyebut adanya percakapan antara Suswono dengan Luthfi beberapa saat sebelum Fathanah ditangkap. Ketua KPK Abraham Samad membenarkan adanya percakapan tersebut. Namun ia tak bersedia menjelaskan isinya. "Masalah rekaman, itu menjadi bagian strategi penyidikan dan akan dibuka di persidangan," kata Samad kepada wartawan sebelum mengikuti Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi III DPR, kemarin.

TRI SUHARMAN | SAHAT SIMATUPANG | NUR ALFIYAH | FEBRIANA FIRDAUS | MANAN

Baca juga

Capres 2014, Jokowi Diibaratkan Sebagai Anak Macan

Rhoma Irama: Wajar Orang Tidak Suka Sama Saya

Situs Radio Penggemar Rhoma Direbut dari Peretas

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.