Daging Nabati The Vegetarian Butcher Segera Dipasarkan di Indonesia

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Meningkatnya peminat diet plant-based membuka celah pasar lebih luas untuk produk daging nabati. Tak ingin ketinggalan, Unilever Food Solution (UFS) mulai mempromosikan produk The Vegetarian Butcher ke Indonesia. Resminya akan beredar pada Mei 2021.

"Kita memastikan bahwa UFS mengambil kesempatan dari tantangan sekarang. Tidak hanya menciptakan tren, tapi juga empower bisnis secara berkelanjutan," kata Managing Director Unilever Food Solutions, Joy Suranta Tarigan, dalam peluncuran virtual The Vegetarian Butcher, Inovasi Kelezatan untuk Kebaikan Diri dan Bumi, Selasa, 27 April 2021.

Joy menyatakan ada dua faktor yang mendorong pihaknya memasukkan produk daging nabati dari Belanda ke Indonesia. Pertama, terkait jumlah generasi milenial dan Z yang kini melebihi setengah populasi penduduk Indonesia.

"Generasi ini beda dari sebelumnya. Mereka lebih peduli pada apa yang mereka makan, ada purpose proses makanan. Mereka pedulikan efeknya terhadap lingkungan," ujarnya.

Dari sisi perspektif permintaan daging nabati, ia menyebut 90 persen orang kini mencari makanan yang bisa meningkatkan sistem imun, terutama karena imbas pandemi Covid-19. Hasil survei juga menyebut sekitar 60 persen orang mulai menambahkan sayur dan buah ke dalam porsi makanan.

"Kita juga lihat sekitar tujuh persen terjadi pertumbuhan pemesanan online untuk makanan sehat," sambung dia.

Sasar Mitra Bisnis F&B

Para pembicara dalam peluncuran virtual The Vegetarian Butcher, Inovasi Kelezatan untuk Kebaikan Diri dan Bumi, Selasa, 27 April 2021. (Liputan6.com/Dinny Mutiah)
Para pembicara dalam peluncuran virtual The Vegetarian Butcher, Inovasi Kelezatan untuk Kebaikan Diri dan Bumi, Selasa, 27 April 2021. (Liputan6.com/Dinny Mutiah)

Joy menyatakan, produk daging nabati yang akan dipasarkan berbahan kacang kedelai. Ada dua varian yang akan ditawarkan, yakni daging ayam dan daging sapi. Menggunakan teknologi pangan, produk daging nabati itu diklaim memiliki cita rasa, seperti daging sapi.

"Ini meredefinisi olahan daging agar bisa dinikmati semua kalangan, baik vegan, vegetarian, flexitarian, karnivora. Jadi, meski dari nabati, tekstur, rasa tetap terjaga cita rasanya," ujar dia.

Sementara, ia menyatakan produk daging nabati ini dipasarkan untuk mitra B2B. Salah satu yang sudah menunjukkan ketertarikan adalah Burger King Indonesia. Eugene Hong, Chief Marketing Officer Burger King Indonesia, menyatakan sudah menyiapkan plant-based Whooper untuk diedarkan mulai 4 Mei 2021 di Jabodetabek.

"Kami mendengarkan konsumen saat menentukan apa yang harus kami lakukan dengan harga. Plant-based Whooper akan dijual dengan harga sama persis dengan yang reguler," ucapnya.

Camilan Tradisional Tampil Lebih Kekinian

Infografis tampilan kekinian camilan tradisional. (Liputan6.com/Triyasni)
Infografis tampilan kekinian camilan tradisional. (Liputan6.com/Triyasni)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: