Dahlan: Direktur Operasional Adhi Karya Sudah Dipecat

Jakarta (ANTARA) - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan sudah memecat Direktur Operasi PT Adhi Karya Teuku Bagus Mohammad Noor yang merupakan tersangka kasus dugaan korupsi proyek Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

"Sejak resmi ditetapkan jadi tersangka, kami sudah membuat administrasi surat pemberhentiannya. Akan tetapi sebelum surat (pemecatan) kami sampaikan, yang bersangkutan sudah terlebih dahulu melayangkan surat pengunduran diri. Sudah ada di meja saya," kata Dahlan, usai menggelar Rapat Pimpinan Kementerian BUMN, di Gedung PT Askes, Jakarta, Selasa.

Menurut Dahlan, pencopotan terhadap anggota direksi Adhi Karya tersebut merupakan bagian dari upaya pembersihan perusahaan dari tindakan korupsi.

Dengan begitu tambah Dahlan, Teuku Bagus sudah secara sah tidak lagi menjadi bagian dari Adhi Karya.

"Soal siapa yang menggantikannya, kami serahkan kepada Dirut Adhi Karya untuk mencarikan siapa yang akan menduduki posisi yang ditinggalkan Tubagus," ujar Dahlan.

Sebelumnya, pada Jumat (1/3), KPK menetapkan bekas Teuku Bagus Mochammad Noor sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan proyek Hambalang.

Kepala Divisi Konstruksi I dan mantan Direktur Operasional Adhi Karya, diduga menyalahgunakan wewenang dan merugikan keuangan negara dalam proyek senilai Rp 2,5 triliun.

Setelah melalui gelar perkara Hambalang, penyidik menemukan dua alat bukti cukup soal keterlibatan Tubagus dalam kaitan dugaan korupsi tersebut.

Tersangka yang juga mantan Ketua Kerjasama Operasi Adhi Karya-Wijaya Karya dalam proyek Hambalang, diduga melanggar pasal 2 ayat 1 dan atau pasal 3 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 juncto pasal 55 ayat (1) ke-1.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.