Dahlan: INKA Pasok KRL KAI Mulai 2016

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Merdeka.com
    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    MERDEKA.COM. Kementerian Perdagangan mengklaim industri fesyen muslim Indonesia saat ini paling ternama di dunia. Industri sejenis di Malaysia, negara muslim terdekat, dinilai belum mampu menyaingi. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

Jakarta (ANTARA) - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan mulai 2016 PT Kereta Api Indonesia (KAI) tidak lagi mendatangkan kereta api rel listrik (KRL) bekas dari Jepang, karena kebutuhannya sudah dapat dipenuhi PT Industri Kereta Api (INKA).

"Selama ini KAI selalu mendatangkan kereta bekas dari negara lain. Namun, tiga tahun lagi KAI tidak lagi impor kereta tapi sudah harus menggunakan produksi INKA," kata Dahlan, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat.

Menurut dia, saat ini INKA terus berbenah meningkatkan kualitas produksi gerbongnya.

"INKA membuat kereta sesuai keinginan pemesan. Tidak hanya KAI, jika produksi INKA memenuhi syarat kualitas dunia bisa saja di ekspor ke negara lain," ujar Dahlan.

Menurut mantan Direktur Utama PLN ini, INKA juga bekerjasama dengan produsen kereta kelas dunia seperti Mombardier maupun General Electric.

"INKA harus fokus pada produksi kereta, sejalan dengan tingginya kebutuhan KRL di dalam negeri, jangan memikirkan yang bukan bidangnya (otomotif)," ujarnya.

Pada kesempatan itu Dahlan secara tegas meminta agar perusahaan yang berpusat di Madiun, Jawa Timur ini tidak melanjutkan pembuatan mobil nasional.

Meski begitu ditambahkannya, dirinya tidak akan menghalangi INKA untuk memproduksi mobil sepanjang ada investor untuk memenuhi pesanan.

"Bisa memproduksi mobil jika ada dananya, tapi kalau tidak sebaiknya tetap fokus pada produksi kereta," kata Dahlan.(tp)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...