Dahlan: INKA Pasok KRL KAI Mulai 2016

  • AEKI: Tiongkok Pasar Kopi Potensial Bagi Indonesia

    Antara

    Jakarta (Antara) - Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) menyatakan Tiongkok merupakan pasar potensial ekspor biji kopi Indonesia dengan perkiraan rata-rata pertumbuhan per tahun mencapai 20 persen. "Dalam waktu lima hingga 10 tahun medatang, Tiongkok akan menjadi pasar strategis bagi Indonesia, kita akan terus perhatikan karena memang potensial untuk masa mendatang," kata Ketua Umum AEKI, Irfan Anwar, saat berbincang dengan wartawan di Jakarta, Selasa. ... …

  • 'Tokoh' Malaysia lebih peduli kreator mobil listrik Indonesia

    'Tokoh' Malaysia lebih peduli kreator mobil listrik Indonesia

    Merdeka.com
    'Tokoh' Malaysia lebih peduli kreator mobil listrik Indonesia

    MERDEKA.COM. Pada 22 November 2013, hati Ricky Elson berbunga-bunga. Kerja kerasnya bersama puluhan anggota tim bengkel modifikasi Kupu-Kupu Malam mendapat apresiasi dari pemerintah. Dua unit mobil listrik mereka, dinamai Gendis dan Selo, ditengok oleh Menteri Riset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta di pelataran Universitas Gadjah Mada. …

  • ASUS Luncurkan Tiga Zenfone Sekaligus

    ASUS Luncurkan Tiga Zenfone Sekaligus

    Jagat Pintar
    ASUS Luncurkan Tiga Zenfone Sekaligus

    Produsen asal Taiwan, ASUS, menggebrak pasar ponsel kelas menengah dengan meluncurkan tiga seri Zenfone sekaligus. Mereka adalah Zenfone 4, Zenfone 5 dan Zenfone 6. Ketiga ponsel tersebut mengusung prosesor buatan Intel, Atom. …

Jakarta (ANTARA) - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan mulai 2016 PT Kereta Api Indonesia (KAI) tidak lagi mendatangkan kereta api rel listrik (KRL) bekas dari Jepang, karena kebutuhannya sudah dapat dipenuhi PT Industri Kereta Api (INKA).

"Selama ini KAI selalu mendatangkan kereta bekas dari negara lain. Namun, tiga tahun lagi KAI tidak lagi impor kereta tapi sudah harus menggunakan produksi INKA," kata Dahlan, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat.

Menurut dia, saat ini INKA terus berbenah meningkatkan kualitas produksi gerbongnya.

"INKA membuat kereta sesuai keinginan pemesan. Tidak hanya KAI, jika produksi INKA memenuhi syarat kualitas dunia bisa saja di ekspor ke negara lain," ujar Dahlan.

Menurut mantan Direktur Utama PLN ini, INKA juga bekerjasama dengan produsen kereta kelas dunia seperti Mombardier maupun General Electric.

"INKA harus fokus pada produksi kereta, sejalan dengan tingginya kebutuhan KRL di dalam negeri, jangan memikirkan yang bukan bidangnya (otomotif)," ujarnya.

Pada kesempatan itu Dahlan secara tegas meminta agar perusahaan yang berpusat di Madiun, Jawa Timur ini tidak melanjutkan pembuatan mobil nasional.

Meski begitu ditambahkannya, dirinya tidak akan menghalangi INKA untuk memproduksi mobil sepanjang ada investor untuk memenuhi pesanan.

"Bisa memproduksi mobil jika ada dananya, tapi kalau tidak sebaiknya tetap fokus pada produksi kereta," kata Dahlan.(tp)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...