Dahlan Iskan Liburan dengan Naik Kereta Api

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • 6 Ide Bisnis Sederhana Dimulai dari Smartphone Anda

    6 Ide Bisnis Sederhana Dimulai dari Smartphone Anda

    Studentpreneur
    6 Ide Bisnis Sederhana Dimulai dari Smartphone Anda

    Memulai usaha dari sebuah ide bisnis sederhana sangat cocok untuk dilakukan oleh kita yang belum pernah memulai bisnis sebelumnya. Tidak perlu berpikir terlalu rumit untuk mendapatkan pengalaman bisnis yang berharga. Bahkan hanya dengan mempunyai smartphone, Anda bisa memulai bisnis Anda sekarang juga. Beberapa di antaranya bahkan tanpa modal. Apa sajakah? …

TEMPO.CO, Surakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengisi liburan dengan melakukan perjalanan dari Surabaya ke Yogyakarta menggunakan kereta api.

Tak sendiri, mantan Direktur Utama PLN ini membawa keluarga besarnya. "Saya pergi dengan 18 anggota keluarga," kata Dahlan saat ditemui wartawan ketika transit di Stasiun Solo Balapan, Senin siang, 24 Desember 2012.

Dahlan naik kereta Sancaka yang tiba di Stasiun Solo Balapan pukul 10.55. Dia duduk di gerbong sembilan yang berada di bagian paling belakang rangkaian kereta.

Selain Dahlan, ikut dalam perjalanan itu istri Dahlan, Nafsiah Sabri, anak Dahlan Iskan, Azrul Ananda dan cucu-cucu Dahlan.

Dia mengaku sengaja naik kereta api karena ingin merasakan pelayanan kereta api saat ini. "Kereta api kan berada di bawah BUMN," katanya yang memakai jaket parasut putih, celana panjang hitam, dan sepatu kets.

Menurut dia, pelayanan kereta api semakin baik. Hanya saja dia prihatin dengan masih banyaknya ulah orang-orang yang melempari gerbong kereta api dengan batu. "Tiap bulan kereta api habis Rp 10 miliar untuk mengganti kaca jendela yang rusak dan pecah," ujarnya.

Jika tidak dipakai untuk memperbaiki gerbong yang jadi korban tindakan anarkis, Dahlan mengatakan uang itu bisa digunakan untuk meningkatkan pelayanan kereta api. "Pada akhirnya masyarakat juga diuntungkan," katanya. Untuk menekan kerugian, saat ini kereta api memakai jendela yang ukurannya lebih kecil. Sehingga biaya penggantian lebih murah.

Dahlan ke Yogyakarta untuk meresmikan kios pupuk pada Selasa, 25 Desember 2012. Saat ini memasuki masa tanam, sehingga pelayanan kepada petani harus diutamakan.

UKKY PRIMARTANTYO

Berita terpopuler lainnya:

Ini Obrolan Dalam Kokpit Sebelum Sukhoi Jatuh

MUI Haramkan Ucapan Natal, Banser Tetap Jaga Misa

Mahfud MD, Jika Mau, Dapat Rp 1 Miliar per Perkara

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...