Dahlan Iskan Pernah Bilang Ngiler Dipapar COVID-19, Ini Alasannya

Mohammad Arief Hidayat, Nur Faishal (Surabaya)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Menteri Badan Usaha Milik Negara era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Dahlan Iskan, terkonfirmasi positif COVID-19 berdasarkan hasil tes usap (swab test) yang keluar Minggu malam, 10 Januari 2021. Ia kini menjalani isolasi di sebuah rumah sakit di Surabaya. Kondisinya dikabarkan baik.

Jauh hari sebelum terpapar, Dahlan pernah menyampaikan keiriannya terhadap orang yang terpapar COVID-19 tanpa gejala lalu sembuh. Hal itu ia sampaikan ketika mengomentari calon wali kota-wakil wali kota Surabaya, Mahfud Arifin-Mujiaman, yang pernah terpapar COVID-19 pada saat tahap pencalonan pada September 2020.

Dahlan mengatakan, seseorang yang terpapar COVID-19 tapi tanpa gejala dan kondisi tubuhnya tetap prima berarti memiliki sistem kekebalan yang baik. "Saya sekarang justru iri kepada Pak Machfud Arifin karena sudah pernah positif tapi tanpa gejala dan tidak perlu masuk rumah sakit," kata Dahlan pada 11 September.

Baca: Apa Perbedaan Vaksin China Sinovac dan Sinopharm serta Merek Lain?

Dahlan meyakini, bukan hanya dia yang tergiur terpapar COVID-19 namun tanpa gejala, tapi hal itu juga diinginkan oleh orang banyak. “Ini menitikkan air liur siapa saja. Aku pengin seperti itu, segera kena (COVID-19) tapi tidak ada gejala dan punya kekebalan. Tidak perlu ke rumah sakit, tidak perlu mengeluh apa-apa. Terus terang saya iri,” ujar jurnalis senior itu.

Saat ini, Dahlan betul-betul terpapar COVID-19. Asisten pribadi Dahlan Iskan, Sahidin, menjelaskan, Dahlan diketahui positif COVID-19 setelah menjalani tes antigen dan tes usap (swab test). "Hasilnya (tes usap) keluar tadi malam menyatakan positif," katanya dikonfirmasi wartawan pada Senin, 11 Januari 2021.

Sahidin tidak menjelaskan dari dan di mana kira-kira Dahlan terpapar COVID-19. Namun yang pasti, selama pandemi Dahlan rutin memeriksakan kesehatan kesehatan rutin. Hal itu dilakukannya sejak menderita kanker hati dan menjalani tranplantasi hati pada 2007.

Selain rajin memeriksakan kesehatan, Dahlan juga rajin berolahraga. Selama pandemi, kegiatan Dahlan Iskan lebih banyak di Surabaya. "Kondisinya baik-baik saja. Mungkin bisa dibilang masuk dalam kategori orang tanpa gejala atau OTG COVID-19," ujar Sahidin. (ase)