Dahlan Iskan Tak Baca Seluruh Laporan Audit Inefisiensi PLN

  • Dahlan dianggap bikin blunder melebur BTN-Mandiri

    Dahlan dianggap bikin blunder melebur BTN-Mandiri

    Merdeka.com
    Dahlan dianggap bikin blunder melebur BTN-Mandiri

    MERDEKA.COM. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan meneruskan gagasan yang sudah dicetuskan sejak era Menteri Tanri Abeng, yakni meleburkan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menjadi anak usaha PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Keduanya adalah bank pelat merah yang telah melantai di bursa saham. …

  • Agus Marto: BI Hanya Awasi Prudensial

    Agus Marto: BI Hanya Awasi Prudensial

    TRIBUNnews.com
    Agus Marto: BI Hanya Awasi Prudensial

    TRIBUNNEWS.COM - Agus menyerahkan hal tersebut kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan …

  • 6 Jenis Pelanggan yang Layak untuk Anda Pecat

    6 Jenis Pelanggan yang Layak untuk Anda Pecat

    Studentpreneur
    6 Jenis Pelanggan yang Layak untuk Anda Pecat

    Secara jangka panjang, pelanggan yang destruktif membawa lebih banyak kerugian dibanding keuntungan. …

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri BUMN Dahlan Iskan ternyata tak membaca seluruh laporan audit inefisiensi PLN yang membengkak sampai Rp 37,6 triliun.
Hal itu dibuktikan oleh Anggota Komisi VII DPR RI dari fraksi PDI-P.

Pada saat memberikan penjelasan, Dahlan Iskan mengatakan kalau PLN hanya diberi 1 Rekomendasi yang bunyinya agar PLN mempercepat pembangunan FSRU atau CNG di Bali.

Dewi Aryani menjelaskan kalau ada 52 rekomendasi yang diberikan kepada PLN terkait penghematan dan efisiensi penggunaan energi untuk pembangkit.

"Itu bukan satu rekomendsasi, tapi 52 rekomendasi, pak Dahlan sudah membaca lengkap semuanya belum?"Ujar Dewi Aryani kepada Dahlan Iskan, Selasa (13/11/2012).

Sementara itu Dahlan Iskan tidak membatah pernyataan DPR tersebut. Dirinya mengakui bahwa memang belum membaca secara utuh hasil audit tersebut, sehingga tanggapan yang dikeluarkan tidak lengkap. "Iya saya baru baca Sumary,"jawab Dahlan Iskan singkat

Dewi Aryani pun meminta agar dibuat pansus khusus audit BPK mengenai inefisiensi PLN. "Sehingga penyakit kronis yang diderita PLN ini dapat disembuhkan,"papar Dewi Aryani. (*)

BACA JUGA:

  • Kerugian Negara Atas Kasus IM2 Dipertanyakan
  • SBY Optimistis Indonesia Bisa Jadi Negara Maj...
  • Ini Alasan PLN Inefisiensi saat Dahlan Jadi D...
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...