Dahlan Iskan Tak Baca Seluruh Laporan Audit Inefisiensi PLN

  • Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNnews.com
    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNNEWS.COM - Sebagian besar uang gaji suami dikelola istri. Sialnya, mayoritas wanita tak punya pengetahuan pengelolaan keuangan yang bagus. …

  • Dahlan pasrah rencana penyerahan BTN ke Mandiri 'digagalkan' S …

    Dahlan pasrah rencana penyerahan BTN ke Mandiri 'digagalkan' S …

    Merdeka.com
    Dahlan pasrah rencana penyerahan BTN ke Mandiri 'digagalkan' S …

    MERDEKA.COM. Menteri BUMN Dahlan Iskan menyayangkan keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menginstruksikan untuk menunda rencana pelepasan saham pemerintah di Bank Tabungan Negara (BTN) untuk kemudian dialihkan ke Bank Mandiri. …

  • AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    Merdeka.com
    AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    MERDEKA.COM. PT Angkasa Pura II bersiap mengembangkan bandar udara berkonsep kebun binatang di Sultan Thaha Syaifuddin, Jambi. Kementerian Perhubungan langsung mengkaji rencana itu, karena berkaitan dengan keselamatan penerbangan.Menteri Perhubungan Evert Erenst Mangindaan mengaku baru mendengar proposal AP II itu. Dia mempersilakan operator bandara berkreasi dengan konsep layanan penerbangan, asal keamanan terjamin. ... …

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri BUMN Dahlan Iskan ternyata tak membaca seluruh laporan audit inefisiensi PLN yang membengkak sampai Rp 37,6 triliun.
Hal itu dibuktikan oleh Anggota Komisi VII DPR RI dari fraksi PDI-P.

Pada saat memberikan penjelasan, Dahlan Iskan mengatakan kalau PLN hanya diberi 1 Rekomendasi yang bunyinya agar PLN mempercepat pembangunan FSRU atau CNG di Bali.

Dewi Aryani menjelaskan kalau ada 52 rekomendasi yang diberikan kepada PLN terkait penghematan dan efisiensi penggunaan energi untuk pembangkit.

"Itu bukan satu rekomendsasi, tapi 52 rekomendasi, pak Dahlan sudah membaca lengkap semuanya belum?"Ujar Dewi Aryani kepada Dahlan Iskan, Selasa (13/11/2012).

Sementara itu Dahlan Iskan tidak membatah pernyataan DPR tersebut. Dirinya mengakui bahwa memang belum membaca secara utuh hasil audit tersebut, sehingga tanggapan yang dikeluarkan tidak lengkap. "Iya saya baru baca Sumary,"jawab Dahlan Iskan singkat

Dewi Aryani pun meminta agar dibuat pansus khusus audit BPK mengenai inefisiensi PLN. "Sehingga penyakit kronis yang diderita PLN ini dapat disembuhkan,"papar Dewi Aryani. (*)

BACA JUGA:

  • Kerugian Negara Atas Kasus IM2 Dipertanyakan
  • SBY Optimistis Indonesia Bisa Jadi Negara Maj...
  • Ini Alasan PLN Inefisiensi saat Dahlan Jadi D...
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...