Dahlan Iskan Tinjau Pembagian BLSM Naik Moge  

TEMPO.CO, Surakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menggunakan motor besar untuk meninjau pembagian Bantuan Langsung Sementara (BLSM) di Surakarta, Senin, 24 Juni 2013. Bantuan ini merupakan bentuk kompensasi adanya kenaikan harga bahan bakar Premium dan solar. Pemerintah telah membagikan BLSM ini sejak Ahad lalu.

Sementara menuju lokasi, ia berkeliling kota terlebih dahulu bersama Ikatan Motor Pos Indonesia (IMPI) sambil mensosialisasikan tentang keamanan berkendara di jalan. Awalnya, Dahlan tampak kesulitan mengendarai Kawasaki Ninja bertenaga 250 cc. Panitia beberapa kali memastikan Dahlan bisa mengendarai dengan aman.

Rute yang dilalui Dahlan mulai Jalan Ki Mangun Sarkoro di depan Kantor Pos Nusukan menuju Jalan Letjen Suprapto, Jalan Ahmad Yani, Jalan Slamet Riyadi, dan berakhir di Kantor Pos Solo di Jalan Jenderal Sudirman.

Namun, iring-iringan puluhan motor besar rupanya tidak sesuai dengan misi awal mensosialisasikan keamanan berkendara. Sebab, para peserta memacu motornya dengan kecepatan tinggi dan meminta pengguna jalan lain untuk menyingkir.

Rombongan juga menerabas lampu lalu lintas yang menyala merah. Beberapa pengguna jalan mengeluhkan rombongan motor besar IMPI. "Mengganggu saja. Bikin lalu lintas macet," ucap Supomo, salah seorang pengendara.

UKKY PRIMARTANTYO

Topik Terhangat

Razia Bobotoh Persib | Puncak HUT Jakarta | Penyaluran BLSM

Berita Terpopuler

Persib vs Persija Batal, Bobotoh Blokir Pintu Tol

Basuki: Jakarta Bukan Hanya untuk Orang Kaya 

Macet 'Gila' di Perayaan Ulang Tahun Jakarta  

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.