Dahlan: Mobil Listrik Bisa Diproduksi 2013

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Merdeka.com
    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    MERDEKA.COM. Kementerian Perdagangan mengklaim industri fesyen muslim Indonesia saat ini paling ternama di dunia. Industri sejenis di Malaysia, negara muslim terdekat, dinilai belum mampu menyaingi. …

Jakarta (ANTARA) - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan mobil listrik sudah mulai dapat diproduksi pada 2013 mendatang.

"Tahun depan mobil listrik sudah mulai bisa diproduksi, tetapi tentu saja harus dikaji terlebih dahulu," kata Dahlan usai menghadiri Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) 2012 di Jakarta, Selasa.

Menurut Dahlan, akan segera dilakukan proses prototype dalam waktu dekat guna mendorong produksi mobil listrik tersebut.

"Kalau untuk jenis city car yang dapat menampung empat orang, kemungkinan akan selesai satu bulan mendatang, tetapi kalau untuk yang sekelas Ferrari memburuthkan waktu dua bulan," kata Dahlan.

Dahlan mengungkapkan PT Pindad, PT Inka dan PT DI akan bertugas membuat prototype mobil listrik tersebut sekaligus memproduksinya.

"Selanjutnya, baru kita akan bisa melihat siapa yang mebih mampu memproduksi mobil tersebut, bisa salah satunya atau keduanya, atau bahkan join," kata Dahlan.

Selain menjadi produsen mobil listrik, lanjut Dahlan, Indonesia juga akan menjadi produsen motor penggerak. Motor penggerak ini selanjutnya akan digunakan untuk memproduksi mobil listrik.

"Satu mobil listrik akan membutuhkan 150 motor. Motor ini akan dibuat di dalam negeri. Jadi, ini bukan hanya sekedar proyek mobil listrik, tetapi juga proyek motor nasional," kata Dahlan.

Dahlan menargetkan Indonesia mampu memproduksi motor penggerak untuk 5.000 unit mobil listrik per tahun.(ar)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...