Dahlan: Saya Tidak Akan Tegur PLN

  • Survei Ipsos: 'Standar Hidup di Jakarta Lebih Mahal dari New York dan …

    Survei Ipsos: 'Standar Hidup di Jakarta Lebih Mahal dari New York dan …

    TRIBUNnews.com
    Survei Ipsos: 'Standar Hidup di Jakarta Lebih Mahal dari New York dan …

    TRIBUNNEWS.COM - Hasil survey standar hidup baru yang dilakukan oleh Ipsos Business Consulting Indonesia cukup mengejutkan …

  • ASUS Luncurkan Tiga Zenfone Sekaligus

    ASUS Luncurkan Tiga Zenfone Sekaligus

    Jagat Pintar
    ASUS Luncurkan Tiga Zenfone Sekaligus

    Produsen asal Taiwan, ASUS, menggebrak pasar ponsel kelas menengah dengan meluncurkan tiga seri Zenfone sekaligus. Mereka adalah Zenfone 4, Zenfone 5 dan Zenfone 6. Ketiga ponsel tersebut mengusung prosesor buatan Intel, Atom. …

  • Alasan investor asing gandrungi capres Jokowi dan Prabowo

    Alasan investor asing gandrungi capres Jokowi dan Prabowo

    Merdeka.com
    Alasan investor asing gandrungi capres Jokowi dan Prabowo

    MERDEKA.COM. Pemilihan umum legislatif telah berakhir. Fase selanjutnya ialah pemilihan presiden. Di fase kedua ini, dua partai politik dengan masing-masing capresnya dijagokan untuk juara yakni PDIP dengan Jokowi dan Gerindra dengan Prabowo.Dalam pileg lalu, berdasarkan hasil hitung cepat, dua partai ini menempati posisi empat besar peraup suara terbanyak bersanding bersama Golkar dan Demokrat. Namun, hanya PDIP dan Gerindra yang kini tengah menjadi sorotan di sektor bisnis karena figur …

Jakarta (ANTARA) - Menteri BUMN Dahlan Iskan tidak akan melayangkan teguran kepada PT PLN Persero terkait dengan padamnya aliran listrik di Terminal 1 dan 2 Bandara Udara Internasional Soekarno-Hatta, Senin (24/9).

Dahlan menilai kasus padamnya listrik di kedua terminal Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) itu di luar kendali PLN.

"Mau bagaimana, itu kan karena kebakaran. Jadi, saya tidak menegur PLN karena penyebabnya ini di luar kemampuan PLN," kata Dahlan saat ditemui di kantor pusat BTN, Jakarta, Selasa.

Ia menceritakan, listrik di Bandara Soetta padam disebabkan daerah yang berada tepat di sekitar Gardu Duri Kosambi, Tangerang, Banten mengalami kebakaran sehingga percikan apinya membuat gardu listrik itu turut terbakar.

"Yang harus ditegur itu penegak hukum di pemda setempat karena membolehkan pembangunan bangunan-bangunan di bawah instalasi vital seperti itu," katanya.

Dahlan juga tidak akan menegur pengelola Bandara Soetta, PT Angkasa Pura II Persero.

Hal ini karena transmisi yang disediakan oleh AP II berfungsi dengan baik.

"Peristiwa ini beda dengan yang dulu. Dulu, waktu mati listrik dan penyebabnya itu kita tidak bisa terima. Karena `backup`-nya tidak berfungsi," ungkapnya.

Dahlan memberikan apresiasi kepada manajemen AP II karena genset yang dimilikinya berfungsi baik sehingga tidak membuat kepanikan yang terjadi di terminal tersebut.

"Cuma saya paham, masyarakat terpengaruh karena lampu mati. Intinya, ke depan harus pakai `solar cell`," katanya.

"Solar cell" (sel tenaga surya) juga dapat dipasang di atap-atap bandara.

Begitu juga dengan ruangan yang tersebar di seluruh terminal di Bandara Soetta agar bila sewaktu-waktu listrik padam, maka penerangan dari tenaga surya dapat dimanfaatkan, katanya.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...