Dahlan Termangu, Kaki Telanjang Turun ke Sawah

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • 6 Ide Bisnis Sederhana Dimulai dari Smartphone Anda

    6 Ide Bisnis Sederhana Dimulai dari Smartphone Anda

    Studentpreneur
    6 Ide Bisnis Sederhana Dimulai dari Smartphone Anda

    Memulai usaha dari sebuah ide bisnis sederhana sangat cocok untuk dilakukan oleh kita yang belum pernah memulai bisnis sebelumnya. Tidak perlu berpikir terlalu rumit untuk mendapatkan pengalaman bisnis yang berharga. Bahkan hanya dengan mempunyai smartphone, Anda bisa memulai bisnis Anda sekarang juga. Beberapa di antaranya bahkan tanpa modal. Apa sajakah? …

TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara, Dahlan Iskan tak segan turun ke sawah untuk menanam padi. Dalam tulisan Manufacturing Hope 57, Senin 24 Desember 2012, Dahlan sempat termangu sebelum menerjunkan kaki telanjang ke sawah yang siap ditanami itu.

"Waktu remaja, saya memang pernah menjadi buruh ndaut dan menanam padi. Tapi, tidak begini. Waktu itu, saya harus menanam padi dengan menggunakan tangan yang dicelupkan ke tanah lumpur sambil berjalan mundur dengan badan membungkuk," kata Dahlan.

Dahlan hadir dalam penanaman padi di Kabupaten Ketapang, kalimantan Barat, pada Senin 17 Desember 2012. Pengalaman menanam padi saat itu berbeda dengan Dahlan remaja. "Menanam padi dengan mesin! Baru sekali ini saya melihat dan memegang mesin penanam padi yang disebut rice transplanter itu."

Menurut Dahlan, mesin penanam padi itu sangat mudah dan cepat. Ia tak perlu belajar lama. Hanya dengan penjelasan beberapa kalimat, Dahlan bisa langsung menjalankan mesin itu.

BUMN mentargetkan bisa membuat sawah baru 100 ribu hektare pada 2014. Pada tahap pertama, penanaman mencapai 3.000 hektare. Pada 2013, BUMN mentargetkan bisa membuka 40 ribu hektare sawah. Kementerian BUMN siap menggelontorkan uang Ro 5 triliun untuk sawah baru tersebut. Dalam beberapa kesempatan, Dahlan mengungkapkan malu kalau terus-terusan impor beras.

Proyek penanaman sawah ini dipegang PT Sang Hyang Seri (SHS). Perusahaan pangan BUMN itu juga akan dibantu perusahaan lain seperti PT Batantekno, PT Pupuk Indonesia, PT Hutama Karya, PT Brantas Abipraya, PT Indra Karya, dan PT Yodya Karya. Dahlan menambahkan sejumlah perusahaan BUMN juga turut membantu pendanaan seperti Bank BNI, Bank Mandiri, Bank BRI, PGN, Pertamina, serta PT Indonesia Port Corporation (IPC).

YANDI MR

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...