Dahsyat, Tawaran Kedua Real Madrid untuk Kylian Mbappe Rp3 Triliun

·Bacaan 1 menit

VIVAReal Madrid tampaknya ngotot ingin mendatangkan bomber Paris Saint-Germain (PSG), Kylian Mbappe pada bursa trasnfer musim panas ini.

Los Blancos pada awalnya telah mengajukan penawaran fantastis senilai 160 juta euro (sekira Rp2,7 triliun) untuk membeli bintang muda Prancis itu.

Namun, tawaran tersebut ditolak oleh PSG. Bahkan,Direktur Paris Saint-Germain (PSG) Leonardo sempat mengaku terkejut dengan nilai itu. Menurutnya Rp2,7 triliun sangat kecil untuk klub sebesar Madrid.

Dan kini, menurut laporan The Athletic Madrid telah membuat tawaran kedua senilai €180 juta (£154,5 juta) atau sekitar Rp3 triliun. Laporan tersebut juga mengklaim bahwa Madrid berharap proses transfer ini bisa rampung sebelum 31 Agustus.

Nilai ini sebenarnya cukup menguntungkan bagi PSG, mengingat kontrak sang pemain hanya tersisa hingga akhir musim nanti. Jika PSG tak melepas Mbappe, otomatis mereka akan merugi besar karena Mbappe akan pergi dengan status bebas transfer.

PSG sejatinya telah melakukan pembicaraan dengan pihak Mbappe untuk membahas perpanjangan kontrak. Namun, pemenang Piala Dunia 2018 itu belum memberikan keputusannya.

PSG mati-matian untuk mempertahankan Mbappe. Bahkan, mereka meyakinkan sang pemain tidak akan tergeser meski PSG telah mendatangkan Lionel Messi.

Mbappe dibeli PSG dari AS Monaco pada 2018 seharga 145 juta euro (sekira Rp2,4 triliun) disertai klausul tambahan senilai 33 juta euro (sekira Rp593 miliar) setelah menghabiskan satu musim di ibu kota Prancis dengan status pinjaman.

Mbappe membantu PSG mengoleksi tiga gelar juara Liga Prancis, tiga trofi Piala Prancis, dua trofi Piala Liga Prancis serta menjadi runner-up Liga Champions 2020.

Torehan 133 gol dalam 174 penampilan di semua kompetisi untuk PSG jelas membuat Mbappe jadi salah satu buruan klub elit Eropa.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel