Daihatsu "Bagi-Bagi" Ilmu ke SMK

Ghiboo.com - Salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Astra Daihatsu Motor (ADM) yang fokus pada dunia pendidikan adalah "Daihatsu Berbagi Ilmu".


Kali ini, Daihatsu Berbagi Ilmu mengunjungi 4 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jakarta (19/2). Tim CSR ADM berkunjung ke SMK Kampung Jawa (Percetakan Negara, Jakarta Pusat), SMK Karya Guna Manggarai, SMK 52 Jakarta (Jakarta Timur), dan SMK Islam PB Soedirman untuk mengajar disana.


Para pengajar ini merupakan karyawan Daihatsu yang berasal dari beberapa divisi yaitu Human Resources Division dan Environment Health and Safety Department, yang terlibat langsung dengan aktivitas produksi Daihatsu di plant.


Pembukaan yang berlangsung di SMK Kampung Jawa, dihadiri oleh Kepala Suku Dinas Pendidikan Menengah, Jakarta Pusat serta Kepala Sekolah ke-4 SMK tersebut. Perwakilan Manajemen ADM yang hadir diwakilkan oleh Asjoni, selaku CSR Departement Head ADM. Selain berbagi ilmu, ADM juga memberikan 1 unit Engine kepada SMK Kampung Jawa sebagai sarana praktek para siswa, 3 box Mechanic Tool Set kepada 3 SMK yang lainnya serta 80 wearpack untuk 4 SMK tersebut.


Sebanyak 8 orang tim pengajar turun untuk berbagi ilmu di 12 kelas di 4 SMK tersebut. Materi yang diajarkan beragam antara lain: Basic Safety tentang cara aman berkendara di jalan raya, 4S yaitu cara menjaga kebersihan dan kerapihan tempat kerja, dan informasi mengenai HIV AIDS.


Semua materi ini penting untuk disampaikan sebagai pembekalan bagi lulusan SMK untuk menghadapi dunia industri. Pengajaran dibuka dengan menyaksikan video Company Profile Daihatsu yang menunjukkan proses pembuatan mobil di pabrik Daihatsu.


Ada 360 siswa SMK turut berpartisipasi dalam program Daihatsu Berbagi Ilmu yang diadakan seharian penuh ini. Dalam sambutannya, Asjoni menegaskan bahwa kegiatan seperti ini bertujuan untuk membangun awareness para siswa SMK agar mengetahui apa yang akan mereka hadapi di dunia industri sebenarnya.


"Sebagai kelanjutan dari program berbagi ilmu, Daihatsu juga dengan senang hati membuka diri bagi SMK untuk bekerja sama mengembangkan kurikulum yang isinya sejalan dengan budaya industri. Kurikulum seperti ini sudah kami kembangkan di Jawa Tengah dan Jawa Barat terlebih dulu, dan hasilnya sangat bermanfaat bagi lulusan di SMK mereka", lanjut Asjoni.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.