Daimler Halangi Perpanjangan Kontrak Lewis Hamilton

Kemal Şengül
·Bacaan 1 menit

Ikatan kerja juara dunia tujuh kali F1 dengan Mercedes-AMG Petronas habis pada 31 Desember. Padahal sebelumnya, sang bintang ingin komitmen kerjanya jelas sebelum Natal. Kenyataannya kedua belah pihak belum menandatangani kontrak hingga tahun berganti.

Prinsipal Mercedes, Toto Wolff, pernah mengemukakan kalau prioritasnya adalah Hamilton setelah urusan akuisisi saham tim oleh INEOS beres. Selama ia berada di kursi orang nomor satu, maka nasib pembalap Inggris tersebut aman.

Menurut Corriere dello Sport, kontrak belum diteken karena macetnya negosiasi terkait gaji dan durasi kontrak.

Baca Juga:

Dominasi Hamilton-Mercedes Lebih Besar dari Schumacher-Ferrari Domenicali dan Wolff Beri Selamat untuk Sir Lewis Hamilton

Pilot 35 tahun itu menginginkan kontrak empat tahun dengan gaji 50 juta euro (sekitar Rp862 miliar). Namun, induk Mercedes, Daimler keberatan dan mengajukan dua tahun kontrak dengan opsi perpanjangan satu tahun.

Mereka ingin mengurangi durasi komitmen, merujuk pada usia Hamilton, yang kini mencapai 35 tahun. Ini artinya, empat tahun lagi, ia berumur 39 tahun dan kinerjanya diragukan.

Daimler juga mengamati George Russell yang tampil apik semasa menggantikan Hamilton di GP Sakhir.

Menurut laporan tersebut, kedua belah pihak mesti menemukan kesepakatan maksimal akhir Februari karena balapan dimulai 21 Maret 2021.

INEOS yang memiliki sepertiga saham Mercedes, belum diketahui dampaknya terhadap negosiasi.