Dalam 2 Tahun, Pembiayaan Syariah Ultra Mikro PIP Tumbuh Pesat

Merdeka.com - Merdeka.com - Selama semester I-2022, Pusat Investasi Pemerintah (PIP) telah menyalurkan pembiayaan ultra mikro (UMi) sebesar Rp3,95 triliun. Dari jumlah debitur 1.005.295 orang, sebanyak 44,7 persennya mendapatkan pembiayaan dengan skema syariah.

"Dari total debitur ini, 44,7 persen ini pakai skema syariah," kata Direktur Utama PIP, Ririn Kadariyah di Graha MR21, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (26/7).

Ririn mengatakan, penyaluran pembiayaan UMi dengan skema syariah sudah baru digunakan pada tahun 2020. Dalam 2 tahun, skema pembiayaan syariah tumbuh subur yang hampir menyentuh 50 persen debitur. Hal ini tak terlepas dari mayoritas masyarakat yang beragama muslim sehingga permintaannya jadi tinggi.

"Kita sadari penduduk Indonesia ini mayoritas muslim, makanya pembiayaan syariah ini sangat tinggi," kata dia.

Sebenarnya pembiayaan syariah telah dilakukan sebelum tahun 2020. Namun karena permintaan meningkat, PIP pun menggarap serius penyaluran skema ini. Ririn menegaskan PIP dalam memberikan pembiayaan UMi tidak langsung kepada masyarakat, melainkan melalui pihak ketiga. Sehingga penyaluran pembiayaan syariah dilakukan melalui PT PNM, PT Pegadaian, koperasi syariah hingga pondok pesantren.

"Sebelum punya produk syariah kita punya produk syariah seperti di Pegadaian, PNM dan koperasi juga banyak berbasis syariah," kata dia.

Tingginya pertumbuhan skema pembiayaan syariah juga didukung kerjasama PIP dengan pemerintah daerah untuk memberikan pembiayaan kepada lembaga keuangan non bank berbasis syariah. Salah satunya Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) Mahirah Muamalah yang merupakan BUMD Kota Banda Aceh.

"Ini sesuai dengan aturan yang digunakan di Pemerintah Aceh (yang menjalankan syariat islam)," kata dia.

LKMS ini dibentuk Pemkot Banda Aceh dalam rangka memerangi pinjam ilegal dari para rentenir. Sehingga strategi yang digunakan dengan memberikan pembiayaan yang terjangkau atau murah.

"Dengan kerja sama ini LKMS ini jadi penyalur pembiayaan syariah dan bisa melayani masyarakat di Kota Banda Aceh untuk bisa memerangi rentenir," kata dia. [azz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel