Dalam Rangka Hari Bumi, Memperkenalkan Serat Lyocell Karbon Netral yang Pertama di Industri Nonwoven

·Bacaan 4 menit

Fimela.com, Jakarta Semua pelaku industri berupaya mentransformasi industri nonwoven dengan mengedepankan transparansi dan pengukuran keberlanjutan (sustainability) yang lebih besar. Bertepatan dengan momen Hari Bumi, untuk menandai tonggak baru dengan memperkenalkan serat bermerek yang netral dari karbon, pertama di industri. Sebuah penawaran baru untuk serat Lyocell yang akan memungkinkan merk VEOCEL™️ mendukung mitra di industri nonwoven dan brands untuk mengurangi dampak iklim melalui penggunaan serat yang minim jejak polusi.

Lenzing Group mendukung produksi yang bertanggung jawab secara ekologis untuk serat khusus yang terbuat dari material kayu yang terbarukan. Sebagai pemimpin inovasi, Lenzing adalah mitra produsen tekstil dan nonwoven global yang mendorong pengembangan teknologi mutakhir.

Serat berkualitas tinggi dari Lenzing Group menciptakan pondasi untuk beragam aplikasi tekstil, mulai dari gaun elegan hingga denim dan pakaian untuk olahraga dengan intensitas tinggi. Berkat konsistensi kualitas dan tingkat keteruraiannya, serat Lenzing juga sangat cocok untuk produk kebersihan dan aplikasi pada produk terkait pertanian.

Model bisnis Lenzing Group jauh melampaui produsen serat tradisional. Bersama dengan pelanggan dan mitranya, Lenzing mengembangkan produk-produk inovatif, menciptakan nilai tambah bagi para konsumen. Lenzing group mengupayakan manfaat dan pemrosesan yang efisien dari semua bahan baku dan menawarkan solusi untuk membantu mengarahkan sektor tekstil menuju ekonomi loop tertutup. Untuk turut memperlambat pengaruh pemanasan global dan mencapai target dari Perjanjian Iklim Paris (Paris Climate Agreement) dan “Green Deal” dari EU Commision, Lenzing memiliki visi yang jelas: mewujudkan masa depan tanpa jejak karbon.

Sebagai perusahaan Lenzing Group yang telah didedikasikan untuk menawarkan produk yang terbuat dari bahan kayu terbarukan, yang berasal dari hutan yang dikelola secara berkelanjutan, VEOCEL™️ memimpin dengan menjadi contoh yang baik. Membuat langkah signifikan dalam mencapai standar sertifikasi baru dan kali ini, juga memperkuat komitmen Lenzing dalam hal netralitas karbon. Selaras dengan semangat di Hari Bumi yang merangkul masyarakat untuk peduli dengan kelestarian lingkungan.

“Di Lenzing, kami sangat bangga dengan kemajuan yang telah kami capai untuk mengatasi perubahan iklim,” kata Robert van de Kerkhof, Lenzing Member of the Board. “Serat VEOCEL™️ Lyocell carbon-neutral terbaru akan memberikan kontribusi besar pada tujuan kami untuk menjadi perusahaan net-zero (netral karbon) pada tahun 2050. Di Lenzing, kami memahami bahwa merawat lingkungan bukan hanya bisnis yang baik, tetapi juga baik untuk bisnis. Itulah mengapa kami menjadi lebih berdedikasi untuk melakukan perubahan nyata pada industri disaat kami keluar dari pandemi COVID-19, dan memprioritaskan perlindungan iklim melalui komitmen zero carbon dan inovasi berkelanjutan kami.”

Produk CarbonNeutral®️

Produk CarbonNeutral®️
Produk CarbonNeutral®️

Mulai Juni 2021, serat VEOCEL™️ Lyocell bersertifikasi sebagai produk CarbonNeutral®️ dengan jejak karbon yang minim sesuai dengan Protokol Karbon Netral. Pencapaian netralitas karbon bersertifikat adalah hasil dari upaya pengurangan karbon yang ambisius dari Lenzing selama beberapa tahun terakhir dan kolaborasi dengan Natural Capital Partners, pemimpin global yang diakui dalam desain, pengembangan, dan pelaksanaan program inisiatif perlindungan iklim untuk perusahaan.

Bersama-sama, mengurangi emisi karbon hingga yang paling minim melalui kombinasi efisiensi produksi yang lebih tinggi, penggunaan sumber energi terbarukan, bahan rendah karbon dan dukungan khusus dari proyek pengurangan karbon berbasis alam adalah sesuatu yang memungkinkan. Serat bermerek VEOCEL™️ ini memperkuat komitmen Lenzing terhadap inisiatif Science Based Targets (SBT) tentang pengurangan total emisi karbon global, sebuah misi yang didorong oleh Perjanjian Paris PBB.

“Langkah pertama sebelum mengambil tindakan, adalah memahami masalah yang dihadapi,” kata Jürgen Eizinger, Vice President of Global Management Nonwovens di Lenzing. “Merek serat VEOCEL™️ berkomitmen untuk terus melakukan peralihan ke netralitas karbon. Emisi dari bahan baku seringkali menjadi bagian terbesar dari produk atau jejak perusahaan. Untuk mengurangi emisi tidak langsung ini, perusahaan dapat menghindari bahan semacam itu atau bergantung pada rantai nilainya untuk memberikan solusi baru yang ramah terhadap iklim. Dengan penawaran baru serat VEOCEL™️ Lyocell carbon-neutral, kami dapat membantu mitra dan pelanggan kami mengurangi dampak emisi mereka.”

Bekerjasama untuk Menciptakan Perubahan

Ilustrasi Hari Bumi. (dok. Unsplash/ Noah Buscher)
Ilustrasi Hari Bumi. (dok. Unsplash/ Noah Buscher)

Konsumen menetapkan standar yang lebih tinggi untuk merek yang mereka gunakan dalam hal netralitas karbon dan produk ramah iklim. Sebagai merek bahan baku, VEOCEL™️ berkomitmen untuk membimbing dan bermitra dengan peritel, merek, dan industri nonwoven untuk meningkatkan pengurangan jejak karbon dan dampak lingkungan dari bahan mentah dan produk.

Bahan dan barang yang diproduksi dengan serat VEOCEL™️ Lyocell yang disertifikasi sebagai produk Carbon Neutral®️ akan mendapatkan keuntungan dari logo “climate care” ("ramah iklim") VEOCEL™️ yang dikembangkan secara khusus. Inisiatif “climate care” ("ramah iklim") VEOCEL™️ menunjukkan komitmen Lenzing untuk menawarkan solusi ramah iklim demi membatasi pemanasan global, mengurangi jejak karbonnya dan terlibat dengan mitra di sepanjang rantai pasokan untuk memberikan solusi untuk industri nonwoven yang lebih berkelanjutan.

“Dengan logo VEOCEL™️ “climate care” ("ramah iklim") terbaru, kami berharap dapat membangun hubungan antara merek dan konsumen. Saat konsumen melihat produk dengan logo “climate care” ("ramah iklim") pada kemasannya, mereka akan dapat mengenali bahwa produk tersebut terbuat dari serat VEOCEL™️ Lyocell yang memberikan dampak netral pada iklim.

Ini tidak hanya akan memberi mereka kepercayaan diri untuk membuat keputusan pembelian yang lebih bijak dan sadar lingkungan, tetapi juga meyakinkan bahwa mereka telah mengambil langkah proaktif untuk mengatasi perubahan iklim,” tambah Eizinger.

Penulis : Adonia Bernike Anaya (Nia)