Dalam sepekan Sulut alami penambahan 44 kasus COVID-19

Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) alami penambahan sebanyak 34 kasus COVID-19 sejak 18-24 Juli 2022, kata Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulut, Mery B. Pasorong, Senin.

"Kita terus melakukan pelayanan vaksinasi lanjutan setelah mendapatkan vaksinasi dosis kedua. Ini dalam rangka pencegahan yang dilakukan bersama-sama dengan masyarakat," ujar Mery di Manado.

Kasus-kasus baru yang bertambah dalam sepekan tersebut berasal dari Kota Manado sebanyak 16 orang, Kota Bitung (sembilan orang), Kabupaten Minahasa Selatan dan Kabupaten Minahasa masing-masing enam orang.

Selanjutnya, Kota Tomohon sebanyak lima orang, disusul Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten Minahasa Utara dan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur masing-masing satu orang.

Baca juga: 12 kabupaten dan kota di Sulut level dua asesmen COVID-19

Baca juga: Tomohon level satu asesmen situasi pandemi COVID-19


Berdasarkan jenis kelamin, terbanyak terinfeksi COVID-19 adalah perempuan yakni 31 kasus, sementara laki-laki sebanyak 13 kasus.

Berdasarkan rentang usia, umur nol sampai empat tahun sebanyak dua orang, lima hingga 14 tahun (satu orang), 15-24 tahun (enam orang), 25-34 tahun (17 orang), 35-44 tahun (10 orang), 45-54 tahun (lima orang), 55-64 tahun (dua orang) dan di atas 75 tahun (satu orang).

"Jadi betapa penting yang namanya vaksinasi COVID-19, jangan hanya dikejar aturan baru divaksinasi. Kami berharap muncul kesadaran masyarakat mendapatkan layanan ini agar kita secara bersama-sama bisa menekan angka penularan," katanya.

Pada pekan sebelumnya, bertambah sebanyak sebelas kasus, tiga kasus yaitu laki-laki sementara sisanya delapan kasus adalah perempuan.*

Baca juga: Sulut tambah satu kasus baru COVID-19 dari pelaku perjalanan

Baca juga: Sepekan Sulut tidak terjadi penambahan kasus baru COVID-19

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel