Dalih Pelatih PSS Sleman Usai Kena Comeback dari Madura United

Zulfikar Husein, Dede Idrus (Bandung)
·Bacaan 1 menit

VIVAPSS Sleman harus mengakui keunggulan Madura United dalam laga perdana Grup C Piala Menpora di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa 23 Maret 2021. PSS takluk dengan skor akhir 1-2.

Satu gol PSS dicetak Irfan Jaya menit ke-16 setelah memanfaatkan tendangan bebas. Sedangkan, dua gol Madura diciptakan Kevy Syahertian menit 67 dan Jaimerson Xavier menit 87.

Pelatih PSS, Dejan Antonic, mengatakan, pasukannya sudah tampil baik di awal pertandingan. Akan tetapi, masuk pertengahan babak kedua kondisi skuad Elang Jawa kedodoran sehingga bisa dimanfaatkan oleh MU.

"Cukup berat, saya pikir kita main cukup positif sampai menit 70. Habis itu, mungkin stamina beberapa pemain sudah turun, kita coba ganti masuk beberapa pemain, tapi ritme pertandingan kita turun drastis. Enggak tahu kenapa mungkin fitness levelnya dia cukup jauh," kata Dejan kepada wartawan usai pertandingan.

Lebih lanjut, pelatih asal Serbia itu memahami, kondisi pemain yang menurun di akhir pertandingan. Menurutnya, hal itu karena persiapan tim yang terbilang singkat.

"Jangan lupa kita cuma latihan enam hari, tapi cukup positif dari 70 menit pertama kita masuk satu gol, dan kita ada tiga peluang istimewa. Mungkin kalau kita masuk gol lewat Irfan Jaya atau Irkham Milla, mungkin kita bisa selesaikan pertandingan dengan positif," ucapnya.

Kendati begitu, Dejan mengapresiasi perjuangan anak asuhnya dipertandingan tersebut. Tentunya, hasil ini tetap menjadi modal berharga tim dalam mengarungi musim 2021.

"Tentu saja sakit hati sedikit karena kita kalah, tapi kita sudah masuk di jalan yang benar. Bagus (Nirwanto) dan anak-anak semua tadi kerja keras disiplin, serta bersemangat besar. Itu kunci untuk kita di liga ke depan," kata mantan pelatih Persib Bandung tersebut.