Damkar: Seminggu Bisa 2 Kali Kebakaran di Jakarta Barat

Dedy Priatmojo, Andrew Tito
·Bacaan 1 menit

VIVA – Jumlah kejadian kebakaran sepanjang tahun 2020 di Jakarta Barat terdata hingga kini masih tinggi, mencapai 305 kasus.

Wilayah padat penduduk seperti Cengkareng dan Tambora Jakarta Barat menjadi area tersering yang mengalami kebakaran.

Kasie Operasi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat Eko Sumarno mengatakan bahwa data itu didapat sejak Januari hingga November 2020, terhitung hampir dalam seminggu ada 2-3 kali terjadi kebakaran di Jakarta Barat.

"Selama Januari dan November ada 305 kebakaran di Jakarta Barat. Mayoritas terjadi di Cengkareng," ujar Eko dikonfirmasi, Kamis 17 Desember 2020.

Eko menjelaskan, total selama satu tahun ini terjadi 52 kebakaran di Cengkareng, 48 kejadian kebakaran di Kalideres dan 48 kebakaran di Kembangan.

Sementara wilayah yang paling jarang alami kebakaran di Jakarta Barat adalah Palmerah dengan 17 insiden kebakaran selama satu tahun terakhir.

Bulan Juli menjadi bulan paling tinggi insiden kebakaran terjadi di Jakarta Barat yakni 42 kebakaran terjadi.

Mayoritas objek yang terbakar adalah bangunan perumahan dengan total 91 kasus kebakaran dan disusul dengan bangunan umum dan pertokoan sebanyak 57 kasus kebakaran.

Eko mengatakan dari 305 kasus kebakaran itu, total kerugian ditaksir mencapai Rp49,2 miliar. Selain itu tiga nyawa warga melayang akibat insiden kebakaran.

Terdata juga sepanjang tahun, ada 18 warga dan satu petugas Damkar alami luka akibat insiden kebakaran. "Mayoritas penyebab kebakaran karena korsleting listrik yakni 186 kasus dan lain-lain 108 kasus," ujarnya. (ren)