Dampak Belanja Online bagi Masyarakat di Masa Pandemi

·Bacaan 2 menit

VIVA – Di masa pandemi saat ini mengharuskan masyarakat untuk melakukan segala aktivitas di rumah. Rasa jenuh dan bosan dapat menghampiri ketika Anda memiliki waktu luang di rumah. Salah satu aktivitas yang dapat dilakukan pada saat di rumah yaitu melakukan belanja online atau yang sering kita sebut dengan online shop.

Perkembangan zaman yang semakin pesat, serta teknologi yang semakin canggih sehingga Anda tidak perlu lagi dengan susah mencari berbagai informasi dengan media cetak, seperti majalah, koran, dan lain sebagainya.

Internet saat ini telah menjadi kebutuhan primer manusia. Internet telah menjadi bagian hidup manusia mulai dari pendidikan hingga dunia bisnis. Perkembangan teknologi informasi membawa perubahan dalam sistem bisnis, entah kebutuhan, keinginan, maupun selera masyarakat.

Online shop merupakan kegiatan pembelian barang dan jasa melalui media internet. Efek dari meningkatnya pengguna internet adalah masyarakat mulai ramai berbelanja secara online. Salah satu alasan masyarakat adalah proses keputusan belanja online tidak serumit keputusan pembelian offline. Belanja online lebih memudahkan serta dapat menghemat waktu dan biaya.

Melalui online shop, pembeli tidak perlu untuk mendatangi toko hanya untuk mendapat barang yang diinginkan. Pembeli dapat melihat barang yang diinginkan melalui smartphone. Penjual dan pembeli tidak perlu bertatap muka untuk melakukan transaksi.

Pembeli hanya tinggal memilih barang yang diinginkan, kemudian memesan barang tersebut dan pembayaran dapat dilakukan secara transfer melalui bank atau dapat membayar dengan sistem Cash On Delivery (COD). Setelah itu, barang dikirimkan ke alamat pembeli.

Media pemasaran lewat internet yang efektif dan tanpa biaya promosi,membuat online shop menjadi kebiasaan baru bagi masyarakat untuk berbelanja. Namun, terdapat dampak yang signifikan dari online shop tersebut. harga produk yang ditawarkan biasanya lebih murah dibandingkan harga yang ditawarkan toko offline sehingga toko offline menjadi sepi pembeli.

Dampak positif dari online shop, yaitu dapat menghemat tenaga dan waktu sehingga tidak perlu berjalan dari toko ke toko untuk mendapatkan barang yang diinginkan, dapat membandingkan harga online shop satu dengan online shop yang lain, harga barang lebih murah, belanja menjadi lebih praktis, bisa mendapat barang dari dalam negeri maupun luar negeri.

Dampak negatif dari belanja online, yaitu kualitas barang tidak sesuai dengan gambar, warna barang yang diterima tidak sesuai dengan warna barang yang diterima, barang yang diterima rusak atau cacat ketika dalam pengiriman, sering terjadi penipuan ketika uang telah ditransfer kepada penjual tetapi barang tidak diterima oleh pembeli.

Beberapa online shop telah membuat sistem keamanan yang cukup baik dalam proses transaksi. Namun, masih tetap ada berbagai penipuan dan penyimpangan. Untuk menyikapi hal-hal yang tidak kita inginkan, jadilah pembeli yang cerdas. Teliti kembali sebelum membeli, carilah informasi terlebih dahulu tentang online shop tersebut dan pilih cara paling aman dalam bertransaksi. Selamat berbelanja online! (Levanna Kurnia Dewi_Manajemen_UNSOED)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel