Dampak COVID-19 Hantui Arema Jelang Piala Menpora 2021

Yudhi Maulana, Lucky Aditya (Malang)
·Bacaan 1 menit

VIVAArema FC mulai memanaskan mesin jelang tampil di turnamen pra musim Piala Menpora 2021. Mereka telah melakukan latihan perdana di Stadion Kanjuruhan, Malang sejak Senin, 22 Februari 2021 kemarin.

Sejumlah pemain absen karena berbagai alasan, mulai masih di daerah asal hingga masih berada di negara asal untuk pemain asing. Sementara sisanya sedang mengikuti program pemusatan latihan Tim Nasional Indonesia.

Latihan perdana ini dipimpin oleh trio asisten pelatih yakni, Kuncoro, Siswantoro dan Singgih Pitono. Fisik pemain Arema menurun drastis. Jebloknya fisik para pemain disebabkan 4 bulan tanpa aktivitas selain tidak ada kompetisi latihan tim juga diliburkan akibat dampak pandemi COVID-19.

Kuncoro mengatakan, penurunan fisik pemain dianggap wajar karena memang tidak ada pertandingan kompetitif yang dilakukan oleh pemain. Beruntungnya, meski hampir satu tahun tanpa kompetisi tidak ada fisik pemain yang drop.

"Karena tidak ada kompetisi fisik turun itu wajar. Kondisi pemain ada yang masih 40 persen, ada yang masih 60 persen. Tetapi intinya tidak ada pemain yang kondisinya drop," kata Kuncoro, Selasa, 23 Februari 2021.

Latihan beberapa hari ke depan akan difokuskan untuk mengembalikan fisik para pemain yang jeblok. Selanjutnya, tim pelatih akan masuk dalam program latihan taktik dan strategi. Meski tanpa target, Arema FC akan berusaha tampil maksimal di Piala Menpora.

Kuncoro juga menegaskan, meskipun nantinya Arema FC akan bertanding di luar Malang. Dia memastikan mereka tidak gentar, dan siap bermain dimana pun. Sebab, ada wacana kota klub asal yang ditunjuk menjadi venue akan dipindah ke grup lain demi menghindari hadirnya suporter masing-masing.

"Tidak masalah walaupun kami tidak main di Malang. Pemain sudah terbiasa main di kandang maupun luar kandang. Yang terpenting adalah bagaimana memotivasi pemain," ujar Kuncoro.