Damri layani 401.664 penumpang selama masa Natal dan Tahun Baru

·Bacaan 1 menit

Perum Damri mencatat telah melayani sebanyak 401.664 penumpang dengan berbagai daerah tujuan selama dua pekan pada masa periode Natal dan Tahun Baru, atau turun 14 persen dibandingkan periode sama 2020.

Direktur Utama Perum Damri Setia N Milatia Moemin dalam siaran pers yang diterima di Karawang, Minggu, mengatakan monitoring penumpang di berbagai titik pulau Jawa dan Sumatera telah dimulai sejak H-7 Natal dan akan berlangsung hingga 5 Januari 2022.

Ia juga menyampaikan, khusus layanan angkutan jarak jauh atau Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), tercatat sebanyak 91.738 penumpang yang telah dilayani dalam periode ini.

Layanan untuk AKAP mengalami kenaikan sekitar 31 persen, jika dibandingkan dengan jumlah perjalanan pada periode yang sama di tahun 2020 yang mencapai 70.890 penumpang.

Baca juga: HUT ke-75, Damri uji coba operasional bus listrik

Ia memastikan kenaikan penumpang tersebut dipicu oleh peningkatan jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan dengan menggunakan transportasi bus.

Selama masa Natal dan Tahun Baru, tambah dia, setiap calon pelanggan Damri wajib menunjukkan sertifikat vaksin secara fisik maupun digital, atau memindai kode QR lewat aplikasi Peduli Lindungi kepada petugas.

Sementara untuk memudahkan pelanggan melakukan pemesanan tiket, Damri memberikan pilihan layanan dengan metode cashless, yaitu melalui DAMRI Apps, portal www.damri.co.id, Traveloka, RedBus, DANA, OVO, dan Alfamart maupun Indomart di seluruh Indonesia.

Penerapan metode nontunai yang diterapkan Damri sejalan dengan upaya percepatan transformasi digital di tengah pandemi COVID-19 yang juga telah mengubah cara bertransaksi masyarakat, dari sebelumnya melalui offline menjadi online.

Baca juga: Damri layani rute Bandung menuju Yogyakarta, Kuningan, dan Indramayu

Baca juga: DFSK - DAMRI kerja sama elektrifikasi transportasi darat

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel