ITS dan MarkPlus Institute luncurkan program TechnoMarketing

·Bacaan 2 menit

Dekan Sekolah Interdisiplin Manajemen dan Teknologi Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Prof. Ir. I Nyoman Pujawan, M. Eng., Ph.D., CSCP mengumumkan bahwa ITS bekerjasama dengan MarkPlus Institute akan meluncurkan "MMT in TechnoMarketing, The Brand New MMT 1.5 Years with Internship Program".

"TechnoMarketing adalah salah satu bidang yang akan diluncurkan untuk masuk bulan Februari 2022 dan pendaftarannya dilakukan mulai November 2021," kata Prof. Nyoman dalam webinar "Marketeers Goes to Campus episode 24" pada Sabtu.

Nyoman juga mengatakan program ini akan menjadi pionir TechnoMarketing di Indonesia serta sebagai salah satu pilihan bagi kebutuhan pengembangan sumber daya manusia yang dibutuhkan saat ini.

Menurut Nyoman, marketing tidak bisa dilepaskan dari teknologi dalam rangka memajukan kemanusiaan, sejalan dengan moto "Advancing Humanity".

"Program ini akan berfokus untuk me-recruit fresh graduates dari berbagai bidang studi. Kami sangat open dengan mahasiswa S1 teknik yang ingin belajar marketing, ini akan menjadi perpaduan yang luar biasa," ujar Prof. Nyoma.

Peluncuran program TechnoMarketing ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto. Ia menyampaikan bahwa perpaduan ilmu marketing dan teknologi akan menciptakan pengembangan daya saing ekonomi Indonesia yang lebih kompetitif.

"Perpaduan dari kedua ilmu ini akan menghasilkan teknologi yang semakin menarik, benar-benar applied science dan bagaimana teknologi ini bisa di utilisasi dan dikembangkan dalam kerangka practical, bagaimana kemudian pemahaman terhadap
marketing akan men-drive teknologi," kata Emil.

Sementara itu, Dr. Jacky Mussry selaku Dean & CEO MarkPlus Institute mengungkap rasa syukurnya atas realisasi program TechnoMarketing. Menurutnya, program ini akan dilihat dari berbagai sisi yakni kreativitas, inovasi, entrepreneurship, dan leadership.

"Panduan antara marketing dan teknologi di sini kita lihat marketing dari creativity, inovasi,entrepreneurship, dan leadership. Sementara teknologi bukan dari mesin atau robotik, tapi yang sifatnya humanity," kata Jacky.

TechnoMarketing dirancang untuk 3 semester dengan total 36 SKS termasuk 3 SKS untuk program internship yang akan secara langsung dibimbing oleh Bapak Marketing Indonesia, Hermawan Kartajaya. Untuk penerimaan tahun ini, akan disaring sebanyak 80 peserta.


Baca juga: Menparekraf: Industri video gim Tanah Air masih didominasi luar negeri

Baca juga: Menparekraf resmikan pusat teknologi 5G kampus pertama di Indonesia

Baca juga: Kemenhan gandeng ITS-Unair kembangkan inovasi anak bangsa

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel