Dana Sponsor Minim, Presiden Borneo FC Merogoh Kocek Pribadi untuk Bayar Gaji Pemain

Bola.com, Jakarta - Penghentian sementara kompetisi akibat pandmi virus corona berdampak langsung pada keuangan klub Liga 1. Presiden Borneo FC, Nabil Husein, sampai harus merogoh kocek pribadi untuk membayar gaji pemain.

Sudah lebih dari dua bulan kompetisi Liga 1 2020 berhenti sementara karena pandemi virus corona. Meskipun ditangguhkan, Borneo FC dan klub lainnya tetap diwajibkan untuk membayar gaji pemain sebesar 25 persen.

Penghentian kompetisi tentu membuat pemasukan klub juga terganggu. Apalagi saat ini Borneo FC sudah tak memiliki sumber pemasukan lain.

"Menggunakan uang pribadi. Selama ini, Borneo FC memang minim sponsor," kata Nabil Husein seperti dikutip Antara, Kamis (21/5/2020).

PT Liga Indonesia Baru (LIB) baru saja membayarkan dana subsidi termin kedua untuk klub-klub Liga 1 2020. Pembayaran tersebut molor dua bulan dari yang direncanakan pada Maret 2020.

Nabil menyebut, suntikan dana dari PT LIB sebesar Rp520 juta tidak cukup untuk membayarkan gaji pemain Borneo FC. Hal inilah yang membuatnya terpaksa harus mengeluarkan dana dari kantong pribadi.

"Keterlambatan cukup merepotkan. Akan tetapi, paling tidak itu dapat membantu mengurangi beban tim," tegas Nabil.

Kompetisi Tak Pasti

Borneo FC di Shopee Liga 1 2020. (dok. Borneo FC)

Nabil Husein diprediksi masih akan terus menggunakan dana pribadi untuk membiayai gaji pemain Borneo FC. Hal ini terjadi karena belum jelas nasib kompetisi Liga 1 2020.

PSSI belum menentukan sikap terkait kapan kompetisi kembali dilanjutkan atau berhenti secara total. PSSI menunggu sikap Pemerintah Republik Indonesia terkait status darurat bencana akibat pandemi virus corona.

Jika status tersebut diperpanjang setelah 29 Mei mendatang, baru PSSI akan mengambil sikap terkait nasib kompetisi. Sebaliknya, jika dicabut maka kompetisi siap bergulir lagi mulai Juli 2020.

Sumber: Antara

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini