Danau Cirata dipenuhi sampah usai libur Lebaran

Objek wisata Waduk Cirata yang membentang di wilayah Cianjur, Purwakarta dan Bandung Barat dipenuhi sampah setelah masa libur Lebaran.

“Ini sampah yang sangat luar biasa, mengotori Danau Cirata dan airnya sudah sangat keruh, sehingga kualitas ikannya pasti di bawah standar,” kata Anggota DPR RI Dedi Mulyadi dalam keterangannya yang diterima di Purwakarta, Senin.

Selama libur Lebaran anggota DPR RI Dedi Mulyadi menghabiskan waktu dengan berkeliling ke sejumlah tempat untuk memantau kegiatan masyarakat. Salah satunya mengunjungi Waduk Cirata untuk bertemu nelayan dan wisatawan.

Baca juga: Jutaan ekor ikan di Waduk Cirata mati akibat air hujan kiriman

Setelah beberapa kali berkunjung ke tempat tersebut, Dedi Mulyadi justru disambut dengan sampah yang mengapung menghiasi hampir seluruh sudut dari waduk yang membentang di tiga kabupaten, yakni Cianjur, Purwakarta dan Bandung Barat.

Selain dipenuhi sampah, kondisi air Waduk Cirata kini semakin keruh, karena jumlah keramba ikan sangat banyak. Hal itu membuat jumlah pakan yang diberikan pada ikan bertambah dan mengendap hingga membuat air keruh.

“Air sudah sangat keruh, karena banyaknya keramba, kemudian ikan diberi pakan setiap hari, ditambah sampah dari sungai itu tidak terkendali, sehingga dampaknya seperti ini,” kata dia.

Kondisi ini, lanjutnya, tidak bisa terus dibiarkan, harus dilakukan tindakan yang nyata bersama-sama.

Baca juga: Ratusan ton ikan di Waduk Cirata-Saguling mati

Baca juga: Akibat Pengolahan Limbah Sarimukti Petani Waduk Cirata Rugi Rp320 Miliar

Ia tak ingin waduk tersebut terus dieksploitasi menjadi sumber pembangkit listrik, peternakan, kegiatan nelayan dan rekreasi, namun dibiarkan tercemar.

“Jangan biarkan tempat ini terus dieksploitasi, tapi tidak ada kecintaan untuk merawat dan menjaganya. Semoga ini jadi perhatian bagi pengelola Cirata, masyarakat, pemerintah, semua yang berkepentingan, termasuk para peternak, petambak ikan. Ini harus diselesaikan jangan terus dibiarkan,” katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel