Dandim Agam Temui Ibu Penyelamat 2 TNI AD dari Amukan Komunitas Moge

Rifki Arsilan
·Bacaan 2 menit

VIVA – Komandan Kodim 0304/Agam Bukittinggi, Letnan Kolonel Arh Yosip Brozti Dadi hari ini mengundang secara khusus seorang Ibu setengah baya, Sri Harlina (57 tahun) yang menjadi penyelamat dua orang Anggotanya yang menjadi korban pengeroyokan Komunitas pecinta Motor Gede (Moge) Harley Davidson Owner Group (HOG) Siliwangi pada hari Jum'at, 30 Oktober 2020 lalu.

Letkol Arh Yosip mengatakan, dirinya secara pribadi dan satuan Kodim 0304/Agam sangat mengapresiasi keberanian Ibu Sri Harlina yang sangat berani melerai insiden pengeroyokan yang terjadi di Simpang Tarok, Kota Bukittinggi itu.

"Kami sangat berterima kasih, mungkin tanpa keberadaan ibu Sri Harlina anggota kami cideranya lebih parah lagi," kata Dandim 0304/Agam, Letkol Arh Yosip Brozti Dadi dalam keterangan yang dikutip militer">VIVA Militer, Selasa, 3 November 2020.

"Sekali lagi saya sangat mengapresiasi keberanian Ibu Sri," tambahnya.

Sementara itu, Sri Harlina mengisahkan pada saat terjadinya pengeroyokan dirinya tengah berada di angkutan umum bersama suaminya yang bekerja sebagai supir Angkutan Umum.

Dia mengaku secara spontan turun dari angkutan umum ketika melihat kerumunan motor gede yang berhenti di tengah jalan raya hingga membuat macet Jalan Raya Dr.Hamka. Pada waktu yang bersamaan, lanjut Sri, tiba-tiba terdengar suara teriakan dari kerumunan pengemudi Moge yang tengah mengejar dua orang, dan mereka langsung memukulinya di pinggir jalan raya.

Nurani keibuan Sri Harlina tiba-tiba muncul, dia sontak turun dan langsung menghampiri dua orang pria yang sedang menjadi bulan-bulanan sejumlah orang berbadan kekar yang turun dari motor Harley Davidson.

"Jangan sayang kasian, jangan sayang kasian, hentikan, sudah, sudah," ucap Sri Harlina mengisahkan kejadian pengeroyokan.

Sebagaimana diketahui, pada hari Jum'at, 30 Oktober 2020, sejumlah pengendara Moge dari Komunitas HOG Siliwangi asal Bandung yang dipimpin oleh mantan Kasum TNI Letjen TNI Djamari Chaniago terlibat bentrok dengan dua orang Anggota TNI dari Intel Kodim 0304/Agam. Dua orang Intel TNI yang bernama Serda M.Yusuf dan Serda Mastari menjadi korban pengeroyokan pengemudi Moge yang tengah melakukan Touring Long Way Up Sumatera Island.

Aksi pengeroyokan dua Anggota TNI berpakaian bebas itu pun viral di dunia maya. Upaya Ibu Sri Harlina yang berani pasang badan memisahkan pengeroyokan itu pun sempat terekam di CCTV yang terletak di lokasi kejadian.

Saat ini Polres Bukittinggi telah menetapkan lima orang tersangka atas insiden pengeroyokan tersebut. Kelima tersangka itu berinisial B (18 tahun) S (49 tahun), HS (48 tahun) JAD (26 tahun) dan TR (33 tahun).

Baca juga : Panglima TNI Kini Punya Jabatan Strategis Baru di Dunia Akademik