Daniel Mananta Ungkap Arti Kemerdekaan di Tengah Pandemi

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Presenter kondang Daniel Mananta mengungkapkan arti kemerdekaan di tengah pandemi Covid-19 Hal itu disampaikannya saat menjadi bintang tamu di acara shopee, beberapa waktu lalu.

Daniel Mananta mengatakan, arti kemerdekaan di tengah pandemi adalah masyarakat diminta melawan virus yang tidak terlihat. Berbeda dengan para pejuang Tanah Air yang saat itu melawan penjajah hingga dapat merebut kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

"Di saat sulit, diingatkan lagi kalau dulu kemerdekaan itu karena para pahlawan kita berjuang melawan penjajah hingga akhirnya merdeka tahun 45. Jadi ya, saat itu berjuang melawan penjajah kalau sekarang, pandemi gini yang dilawan ya virus," kata Daniel Mananta.

Pahlawan UMKM

Daniel Mananta.
Daniel Mananta.

Selain itu, menurut Daniel Mananta, UMKM juga sedikit menurun dengan adanya pandemi Covid-19. Dengan begitu, sebutan pahlawan juga bisa dinobatkan pada mereka yang sedang berjuang agar ekonomi Indonesia kembali bangkit.

"Hal yang bisa diambil adalah semangat para pahlawan yang dulu memperjuangkan negara kita dengan tidak menyerah. Sekarang ya untuk para pejuang UMKM bisa disebut pahlawan juga, agar ekonomi bangsa bisa berputar di masa sulit ini," ujarnya.

Persatuan

Melansir Liputan6.com, diberitakan bahwa bisnis yang dijalani Daniel Mananta juga terkena imbas dari pandemi Covid-19 ini. Diakuinya, sejumlah toko Damn I Love Indonesia tutup. Kini ia pun kembali fokus membuat gebrakan baru di tengah kondisi seperti ini. (Instagram/vjdaniel)
Melansir Liputan6.com, diberitakan bahwa bisnis yang dijalani Daniel Mananta juga terkena imbas dari pandemi Covid-19 ini. Diakuinya, sejumlah toko Damn I Love Indonesia tutup. Kini ia pun kembali fokus membuat gebrakan baru di tengah kondisi seperti ini. (Instagram/vjdaniel)

Daniel Mananta menegaskan ada satu hal yang perlu diingat masyarakat mengenai kemerdekaan, yaitu persatuan. Di mana masyarakat tidak perlu lagi membedakan ras, suku, dan agama.

"Satu hal yang harus diingat, kemerdekaan itu karena adanya persatuan. Indonesia saat itu berjuang bersatu melawan penjajah, dengan melupakan suku, agama, golongan mana," katanya.

"Di masa pandemi gue merasa hal sama. Melupakan ga penting, kita saling bantu, gue juga sekarang lihat produk keren gue beli. Beli lebih buat teman yang sedang kehilangan kerjaan. Di satu sisi, restoran juga senang akhirnya dapat penghasilan dari sini dan gue jga seneng bisa membantu. Jadi win win solution. Jadk semangat gotong royong dari nenek moyang kita," tambahnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel