Daniel Ricciardo Tolak Panggil Lewis Hamilton 'Sir'

Christian Nimmervoll
·Bacaan 1 menit

Juara dunia Formula 1 tujuh edisi tersebut kabarnya masuk dalam daftar kehormatan Ratu Elizabeth II. Bahkan Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, mendorong keluarga kerajaan agar menganugerahi Hamilton dengan gelar kesatria pada tahun depan.

Pria 35 tahun itu menjadi pembalap F1 keempat yang mendapat kehormatan, setelah sebelumnya ada Stirling Moss, Jack Brabham dan Jackie Stewart.

Meski ‘Sir’ bukan gelar akademis, tapi biasanya itu disematkan di depan nama sebagai titel resmi dari Kerajaan Inggris.

Alih-alih menaruh hormat, potensi pemberian gelar tersebut malah direspons dengan kocak oleh pembalap Renault, Daniel Ricciardo. Ia menolak menyapa Hamilton dengan ‘Sir’ karena terasa aneh.

“Mungkin saya harus menyebut Sir Lewis. Tapi secara spontan, saya bilang tidak karena itu terdengar aneh,” katanya dalam wawancara dengan Sky.

Dengan setengah bercanda, ia mengungkapkan bahwa telah berkomunikasi dengan Ratu Elizabeth II lewat Whatsapp. Jika menilik dari Australia merupakan anggota persemakmuran, maka dirinya pun pantas dipanggil ‘Sir’.

Baca Juga:

Hamilton Enggan Dianugerahi Gelar Kesatria Ricciardo Nyaris Bela Porsche di Le Mans 2015

Ia mengemukakan bahwa Ratu Elizabeth II ‘selalu ragu’ untuk memuliakan Hamilton ‘karena beliau ingin memberikan gelar itu kepada saya terlebih dahulu’.

“Tapi saya kira tidak tepat bagi saya memaksanya,” ujar Ricciardo dengan memasang wajah serius. Ia tak bisa menyembunyikan tawa ketika mengungkapkan, “Waktu yang akan beicara.”

Faktanya, di Inggris, memanggil seseorang dengan gelar kesatria dengan ‘Sir’ adalah bagian dari sopan santun.

“Tapi saya tidak tahu. Jika itu tidak sopan, saya mungkin harus hati-hati. Jika ada (sanksi) tamparan untuk itu, saya mungkin akan patuh pada peraturan,” ucapnya sambil tertawa.