Danlantamal II Padang: Itu Tindakan Brutal

TRIBUNNEWS.COM,PADANG--Danlantamal II Padang, Brigjen TNI (Mar) Gatot Subroto, melalui Komandan Batalyon (Danyon) Marinir, Letkol Suwandi mengatakan, akan menindak tegas anggota yang melakukan pemukulan terhadap insan pers.

“Saya tindak tegas dia, itu bukan tindakan terpuji. Itu tindakan brutal, “kata Suwandi.

Dikatakan, ia bersama pimpinan Lantamal dan pejabat lainnya sedang dalam perjalanan dari Payakumbuh melayat mertua laki-laki Laksamana Pertama TNI Arnold meninggal dunia, jadi belum bisa ke lokasi.

Kendati begitu, ia telah mendapat laporan, dan oknum yang melakukan pemukulan terhadap wartawan pasti ditindak tegas.

Sebagai komandan marinir, ia belum mengetahui pasti kronologis kejadian. Namun yang jelas, dalam insiden itu beberapa anggotanya juga jadi korban dan luka-luka akibat lemparan batu. Ia juga belum mengetahui siapa pelaku pelemparan batu itu.

Begitu juga penyekapan terhadap wartawan juga belum didapati informasi. Ia juga belum mengetahui identitas oknum marinir yang melakukan pemukulan dan penyekapan terhadap wartawan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang, Nasrul Suganda dihubungi sore harinya belum mengambil tindakan apa-apa. Walau sebenarnya dalam razia tersebut, ikut serta wartawan atas ajakan Satpol PP. Meski dirinya mengaku mendukung wartawan namun, belum ada sikap jelas dan koordinasi dengan Lantamal terkait dugaan penganiayaan tersebut.

“Saat ini saya sedang mengumpulkan anggota untuk mendapatkan keterangan terkait dengan dugaan penganiayaan itu. Jika memang posisi kita betul, kita tetap dukung,” ujarnya.

Diakuinya, informasi kejadian itu didapatnya setelah ada laporan dari anggotanya. Karena saat itu rombongan wartawan usai pembersihan pondok-pondok Bukik Lampu sudah duluan menuju balik ke Padang. Sehingga dirinya tidak mengetahui persis apa yang dilakukan oknum TNI AL terhadap rombongan wartawan tersebut.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.