Danrem 061/Sk Dorong Target 2 Juta Vaksin Perhari Tercapai

·Bacaan 2 menit

VIVA – Komandan Korem (Danrem) 061/Suryakancana Brigjen TNI Achmad Fauzi hari ini kembali memimpin Apel Sinergitas Tiga Pilar dan Polisi RW di Kebun Percobaan Muara, Bogor, Jawa Barat.

Dalam arahannya, Danrem 061/SK Brigjen TNI Achmad Fauzi menyatakan, situasi pandemi COVID-19 saat ini sudah semakin menghawatirkan. Jumlah pasien positif COVID-19 secara nasional terus mengalami peningkatan. Bahkan, dalam kurun waktu tiga hari terakhir angka penambahan kasus COVID-19 secara nasional selalu berada diatas angka 20 ribu kasus positif.

Oleh karena itu, lanjut Danrem 061/SK, seluruh unsur kekuatan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor harus terus berjuang bersama-sama mensukseskan program pemerintah Republik Indonesia dalam rangka melakukan serbuan vaksin kepada masyarakat di seluruh penjuru Kota Bogor. Hal itu dinilai sangat penting guna menekan angka penyebaran COVID-19 di wilayah Bogor.

"Angka penerima suntikan vaksin tahap pertama masih jauh. Bapak Presiden yang tadinya menargetkan satu juta vaksin perhari, sekarang menjadi dinaikan menjadi dua juta vaksin perhari. Oleh karena itu saya mengajak semuanya untuk berjuang bersama-sama melakukan serbuan vaksinasi dengan target dua juta perhari," kata Danrem 061/Suryakancana Brigjen TNI Achmad Fauzi, Rabu, 30 Juni 2021.

Selain itu, Jenderal TNI Bintang Satu berdarah Komando Pasukan Khusus (Kopassus) itu juga mengajak kepada seluruh unsur Forkopimda mulai dari prajurit TNI, Polri, Satgas COVID-19 Kota Bogor, Camat, Lurah, hingga perangkat RT/RW untuk mempertebal pelaksanaan PPKM Mikro di wilayahnya masing-masing dengan menerapkan jam malam dan operasi yustisi guna menekan angka penyebaran COVID-19 di Kota Bogor.

"Intinya, mari kita terus mengabdi melawan COVID-19, sampai berakhir. Penyakit ini bisa dilawan," tegasnya.

Brigjen TNI Fauzi juga mengingatkan, seluruh unsur Forkopimda memiliki peranan penting dalam membangun kesadaran masyarakat agar selalu mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Dengan demikian, Danrem mengimbau kepada seluruh unsur Tiga Pilar agar jangan pernah merasa lelah dalam mendisiplinkan masyarakat agar patuh dalam menerapkan Prokes.

"Yang paling utama adalah mari kita sama-sama melaksakanan penegakan Protkes, kami sebagai aparat baik TNI, Polri dan Satgas COVID bertanggung jawab untuk mengembalikan Kota Bogor menjadi ke zona hijau," katanya.

Usai memimpin Apel Sinergitas Tiga Pilar dan Polisi RW, Danrem menyambangi warga yang tengah menjalani isolasi mandiri. Danrem 061/Sk juga memberikan 50 paket sembako secara simbolis kepada warga yang terdampak COVID-19 di wilayahnya.

Untuk diketahui, Apel Tiga Pilar dan Polisi RW itu diikuti oleh berbagai unsur Forkopimda, diantaranya, Koramil Bogor Barat, Polresta Bogor Kota, Polsek Bogor Barat, Satpol PP Kota Bogor, Ketua RT dan RW se-Kecamatan Bogor Barat, Satgas COVID-19 Bogor Barat, Polmas Bogor Barat, dan juga beberapa tokoh masyarakat di wilayah Bogor Barat.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel