Daop 7: Dua hari perjalanan KA Natal berangkatkan 9.310 penumpang

Nusarina Yuliastuti
·Bacaan 2 menit

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, Jawa Timur, telah memberangkatkan 9.310 penumpang melalui 89 perjalanan KA selama dua hari perjalanan KA Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

"Pada 18 Desember, KAI Daop 7 Madiun memberangkatkan 4.463 penumpang melalui 24 perjalanan KA jarak jauh dan 20 perjalanan KA lokal. Sedangkan pada 19 Desember, memberangkatkan 4.847 penumpang melalui 25 perjalanan KA jarak jauh dan 20 perjalanan KA lokal. Rute favorit selama dua hari tersebut adalah relasi Blitar Pasar Senen dan tujuan Bandung," kata Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko, Minggu.

Selama dua hari perjalanan KA Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 tersebut, penumpang diberangkatkan melalui 89 perjalanan KA yang terdiri dari 49 perjalanan KA jarak jauh dan 40 perjalanan KA lokal.

Baca juga: KAI Purwokerto siagakan petugas ekstra hadapi Natal dan Tahun Baru

Untuk keberangkatan 20 Desember 2020, KAI Daop 7 Madiun akan mengoperasikan 46 perjalanan KA jarak jauh dan KA lokal. Sampai dengan pukul 09.45 WIB, KAI Daop 7 Madiun sudah menjual 4.945 tiket dan jumlahnya akan terus bertambah malam.

KAI Daop 7 Madiun, kata dia, juga memastikan bahwa seluruh penumpang yang diberangkatkan telah mematuhi seluruh protokol kesehatan yang ditetapkan.

"Selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2021, seluruh jajaran KAI juga melakukan posko untuk memastikan pelayanan kepada penumpang berjalan dengan baik dan berbagai protokol Kesehatan diterapkan secara disiplin oleh semua penumpang," kata dia.

Masyarakat yang akan menggunakan KA jarak jauh diharuskan untuk menunjukkan surat bebas COVID-19 (Tes PCR/ rapid test antibodi) yang masih berlaku (14 hari sejak diterbitkan) atau surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit/ puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas tes PCR atau rapid test antibodi.

Baca juga: KAI Daop Semarang: Libur Natal-Tahun Baru tak ada KA tambahan

Masyakarat yang ingin menggunakan layanan rapid test di stasiun juga diimbau untuk melakukannya sehari sebelum melakukan perjalanan untuk menghindari keterlambatan jika dilakukan di hari keberangkatan.

KAI juga mengingatkan kepada masyarakat untuk mendapatkan surat bebas COVID-19 dari instansi yang terpercaya dan menghindari serta melaporkan jika ada pihak-pihak yang menawarkan kemudahan dalam mendapatkan surat bebas COVID-19 sebagai syarat naik KA jarak jauh pada masa pandemi COVID-19.

Sementara itu, KAI Daop 7 Madiun rencananya per 1 Januari 2021 akan meniadakan pembelian tiket KA lokal secara langsung di 10 stasiun yaitu Stasiun Sembung, Sumobito, Peterongan, Curahmalang, Ngadiluwih, Kras, Sumbergempol, Redjotangan, Garum dan Talun.

Namun ke-10 stasiun tersebut masih tetap melayani naik turun penumpang termasuk boarding secara mandiri, pelanggan hanya memindai bardcode tiket pada scaner yang disediakan serta menunjukkan kartu identitas kepada petugas boarding.

Baca juga: Ketua Komisi VI minta PT KAI tingkatkan pertumbuhan penumpang

Ixfan menambahkan pelayanan tiket secara daring menggunakan aplikasi KAI Access sebagai wujud PT KAI telah menjalankan program pemerintah dan mendukung pencegahan penyebaran COVID-19 dengan tidak ada kontak fisik secara langsung antara pelanggan dengan petugas loket dan akan berkurangnya kerumunan orang di antrian loket stasiun, sehingga pysical distancing tetap terjaga.