Dapat 11 Ribu Vaksin Moderna, Malang Siapkan Dosis Tiga Bagi Nakes

·Bacaan 1 menit

VIVA - Kota Malang akan melakukan suntik vaksin dosis tiga bagi tenaga kesehatan di wilayah mereka. Vaksin jenis moderna yang segera datang berjumlah 11.934 dosis.

Vaksin ini akan segera didistribusikan Pemprov Jawa Timur ke Kota Malang dalam waktu dekat.

"Yang dapat Moderna itu adalah nakes yang sudah menyelesaikan dosis kedua minimal tiga bulan. Jumlahnya 11 ribuan lebih," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Husnul Mu'arif, Selasa, 3 Agustus 2021.

Kota Malang menjadi daerah pertama di Jatim yang melakukan vaksinasi dosis tiga bagi nakes. Vaksinasi simbolis dilakukan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Universitas Islam Malang (Unisma) dan disaksikan langsung Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pada Senin, 2 Agustus 2021, kemarin.

"Pelaksanaan yang sudah dikirim untuk difabel 25 dosis (sinopharm), untuk nakes 25 dosis, sudah dilakukan," ujar Husnul.

Baca juga: Malang Jadi yang Pertama di Jatim Gelar Vaksinasi Ketiga bagi Nakes

Husnul mengatakan, selain akan mendapat kiriman vaksin moderna, Pemkot Malang juga akan mendapatkan 593 dosis Sinopharm bagi penyandang disabilitas.

Vaksin ini akan diberikan pada penyandang disabilitas dan juga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

"Sinopharm itu terdiri dari disabilitas fisik, mental atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) itu ada dosis satu dan dua jaraknya 21 hari. Datanya akan kita cek di Dinas Sosial (Dinsos) Kota Malang," tutur Husnul.

Husnul mengungkapkan untuk pendataan mereka menyerahkan pada Dinsos Kota Malang. Sementara jadwal dan tempat pelaksanaan vaksinasi menunggu jadwal kedatangan vaksin dari pusat.

"Kami akan lihat dulu komunitas difabelnya itu ada di mana. Bisa nanti di beberapa tempat sesuai dengan komunitas difabelnya. Kan biasanya ada pendampinya nanti. Jadwalnya setelah vaksin datang langsung kita lakukan," kata Husnul.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel