Dapat Investor Baru, PSIS Semarang Akan Melantai Di Bursa Saham

·Bacaan 1 menit

VIVA – Saham PSIS Semarang resmi beralih sebanyak 30 persen kepada investor baru. Wahyu Agung Grup mengakuisisi saham PSIS Semarang tersebut. Investor dan manajemen PSIS melakukan penandatanganan di Rumah Sakit Charlie Hospital, Kabupaten Kendal, Kamis 10 Juni 201).

Wahyu Agung Grup diwakili owner H. Junianto beserta istri dan putranya, sementara PSIS diwakili langsung Komisaris Sukawi Sutarip didampingi CEO Yoyok Sukawi dan jajaran manajemen lainnya.

Penandatanganan kesepakatan disaksikan/ pula Bupati Kendal Dico Ganinduto. CEO PSIS, Yoyok Sukawi mengatakan, bergabungnya Wahyu Agung Grup ke PSIS merupakan satu langkah ke depan untuk memajukan PSIS.

"Kami sepakat untuk memajukan PSIS. Wahyu Agung grup membeli saham sebesar 30 persen. Kami juga untuk komitmen untuk membesarkan bisnis PSIS. Punya kekuatan lebih besar, baik secara finansial mau pun manajerial yang lebih baik,” kata Yoyok Sukawi.

Sementara itu, investor H. Junianto mengatakan, keputusannya untuk membeli saham di PSIS sebagai salah satu wujud rasa cintanya terhadap klub yang berjuluk Laskar Mahesa Jenar ini.

“Alhamdulillah. Kebetulan saya ini asli Cangkiran, Boja. Sejak kecil sampai tua cinta PSIS. Dengan cinta saya, saya memutuskan untuk membeli saham di PSIS. Dan saat usaha saya sudah maju, maka saya melakukan tekad untuk support PSIS dari sisi bisnis dan ingin bahu membahu untuk membesarkan PSIS,” kata Junianto.

Ia menambahkan, di PSIS ia akan melakukan support secara finansial dan memiliki keinginan supaya PSIS harus terhebat di Jawa Tengah dan nasional. Ia juga berkeinginan membawa PSIS berlantai di bursa saham atau dikenal dengan istilah Initial Public Offering (IPO).

"Kami juga menyiapkan sebuah lahan untuk nantinya akan digunakan sebagai training ground dan peremajaan armada transportasi penggawa PSIS," ungkapnya.

Laporan: Teguh Joko Sutrisno

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel