Dapur umum korban kebakaran Pasar Gembrong mulai beroperasi

Wakil Camat Jatinegara, Endang Kartika menuturkan dapur umum untuk warga korban kebakaran Pasar Gembrong RW01, Kelurahan Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur mulai beroperasi pada Kamis.

Endang mengatakan, dapur umum itu untuk memastikan kebutuhan makanan dan minum bagi warga yang masih mengungsi.

Baca juga: DKI telah siapkan konsep revitalisasi permukiman warga Pasar Gembrong

"Dapur umum ini disiagakan sampai selesai penanganan kebakaran Pasar Gembrong," kata Endang di Jakarta, Kamis.

Endang menambahkan dapur umum itu didirikan di dekat Mushala Al-Hikmah Pasar Gembrong dan beroperasi melibatkan warga RW01, kader Kampung Siaga Bencana (KSB) setempat, petugas Kelurahan Cipinang Besar Utara, serta Kecamatan Jatinegara.

"Alhamdulillah kerjasamanya baik semua. Tenda pengungsian masih disiagakan karena memang masih dibutuhkan. Nanti kalau sudah selesai urusannya tentu akan dibongkar," ujar Endang.

Baca juga: Dapur umum bagi korban kebakaran Pasar Gembrong segera didirikan

Sementara itu, Ketua RW01 Cipinang Besar Utara, Maju Saiman optimistis keberadaan dapur umum dapat berjalan lancar karena sudah mendapat bantuan logistik dari donatur.

Dia mengatakan hingga Rabu tercatat sekitar 50 kepala keluarga (KK) yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran masih mengungsi di tenda pengungsian sehingga butuh bantuan logistik.

"Bahan logistik sudah ada, paling kita tinggal cari lauk-pauk. Mudah-mudahan uang (donasi) yang kita peroleh bisa kita gunakan. Sumber air ada dari mushala menggunakan PAM," ujar Maju Saiman.

Baca juga: Bantuan makanan untuk korban kebakaran Pasar Gembrong berakhir besok

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel