Daripada Mudik Naik Motor, Mending Naik Kapal Laut, Gratis!

REPUBLIKA.CO.ID, TANJUNG PRIOK – Kementerian Perhubungan menyediakan satu kapal laut khusus di Tanjung Priok bagi para pemudik sepeda motor.

Pemudik dapat memanfaatkan fasilitas ini tanpa mengeluarkan biaya. "Disediakan secara gratis," kata Kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok, Sahat Simatupang, saat dihubungi, Ahad (21/8).

Untuk mengadakan hal ini, Kementerian Perhubungan berkoordinasi dengan Koordinator Lalu Lintas Mabes Polri. Menurutnya, kapal laut yang tersedia dapat menampung sekitar 500 unit sepeda motor. Kapal juga disediakan untuk menampung sekitar 1.000 penumpang.

Sahat mengatakan, kapal laut ini disediakan khusus bagi para pemudik yang biasa menggunakan sepeda motor. Kapal ini akan mengantar para pemudik di Jakarta untuk menuju ke Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, Jawa Tengah. Masyarakat yang akan mudik dengan tujuan itu, bisa segera mendaftarkan diri ke kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok.

Pendaftaran bagi para pemudik ini telah dibuka sejak 18 Agustus lalu. Calon pemudik cukup datang membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Surat Izin Mengemudi (SIM) asli serta fotokopinya. Pendaftaran dibuka sesuai jam kerja dari pukul 09.00 hingga sekitar pukul 16.00 WIB. Untuk pendaftaran mudik gratis ini akan ditutup pada Selasa (23/8).

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Asep Safrudin, mengatakan petugas kepolisian akan membantu pengamanan proses pendaftaran mudik gratis ini. Terutama, jika terjadi antrean para pendaftar. Namun hingga saat ini, pendaftaran berlangsung lancar tanpa adanya antrean. "Kami pasti siap membantu pengamanan," kata Asep.

Asep berharap, pemudik yang biasa menggunakan motor dapat beralih untuk menggunakan fasilitas kapal. Hal ini diharapkan mampu mengurangi resiko kecelakaan bagi para mudik. Terutamabagi pemudik dengan tujuan daerah yang relatif jauh.


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.