Data Covid-19 di Indonesia 13 Juni: Kasus Positif Bertambah 591

Merdeka.com - Merdeka.com - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 harian nasional meningkat dalam sepekan terakhir. Peningkatan ini dipicu subvarian Omicron BA.4 dan BA.5.

Data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, kasus positif Covid-19 harian konsisten bertambah lebih dari 500 sejak 7 Juni 2022. Hingga hari ini, kasus yang disebabkan virus SARS-CoV-2 itu nyaris bertambah 600.

Peningkatan kasus positif berdampak pada jumlah pasien yang menjalani perawatan atau isolasi (kasus aktif Covid-19). Sejak 7 Juni 2022, kasus aktif Covid-19 konsisten bertambah di atas 100.

Kasus aktif sendiri mulai merangkak naik sejak 3 Juni 2022. Padahal sebelumnya, kasus aktif selalu menunjukkan tren penurunan.

Data Kasus Covid-19 Sepekan Terakhir

Berikut data kasus positif dan aktif Covid-19 dalam sepekan terakhir:

7 Juni 2022

Kasus positif: tambah 518

Kasus aktif: tambah 166

8 Juni 2022

Kasus positif: tambah 520

Kasus aktif: tambah 258

9 Juni 2022

Kasus positif: tambah 556

Kasus aktif: tambah 139

10 Juni 2022

Kasus positif: tambah 627

Kasus aktif: tambah 280

11 Juni 2022

Kasus positif: tambah 574

Kasus aktif: tambah 197

12 Juni 2022

Kasus positif: tambah 551

Kasus aktif: tambah 196

13 Juni 2022

Kasus positif: tambah 591

Kasus aktif: tambah 192.

Baca juga:

Muncul Omicron BA.4 dan BA.5, Pemerintah Tetap Izinkan Buka Masker di Ruang Terbuka

Puncak Omicron BA.4 dan BA.5 Diperkirakan Terjadi Pertengahan Juli 2022

Menkes: Transmisi Omicron BA.4 dan BA.5 Sudah Terjadi di Jakarta

Pakar Minta Pemerintah Jelaskan Pola Penyebaran Omicron BA.4 dan BA.5

Ada Omicron BA.4 dan BA.5, Pemerintah Minta Prokes Tetap Ketat dan Segera Booster

Pelajaran Penting dari Pandemi Covid-19: Ekonomi Dunia Tak Bisa Berjalan Sendiri

Pakar Jelaskan Omicron BA.4 dan BA.5 Cepat Menular, Tapi Tak Sebabkan Penyakit Berat

[gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel