Data Kekuatan Perang Kirgistan-Tajikistan, Siapa Lebih Garang?

Radhitya Andriansyah
·Bacaan 2 menit

VIVA – Konflik bersenjata pecah di wilayah Asia Tengah, dan melibatkan armada militer dua negara, Kirgistan dan Tajikistan. Baku tembak antara personel militer dan sejumlah unit tank kedua negara terjadi di wilayah Batken, perbatasan Kirgistan-Tajikistan, Kamis 29 April 2021.

VIVA Militer melaporkan dalam berita sebelumnya, perang Kirgistan-Tajikistan pecah akibat sengketa Bendungan Golovnaya yang merupakan fasilitas distribusi air utama di wilayah Batken.

Baku tembak yang terjadi disebut telah menewaskan seorang warga sipil. Sementara itu, 31 orang warga lainnya mengalami luka-luka. Dalam data lain yang dikutip VIVA Militer dari Al Araby, dua orang tentara Kirgistan dilaporkan mengalami luka serius dan tengah mendapat perawatan intensif.

Sengketa wilayah yang melibatkan Kirgistan-Tajikistan sebenarnya sudah terjadi sejak 1991, sejak runtuhnya negara komunis Uni Soviet. Kedua negara yang merupakan pecahan Uni Soviet,

Terkait dengan pecahnya perang Kirgistan-Tajikistan, ada sederet data yang menunjukkan kekuatan militer kedua negara. Lantas, negara mana yang memiliki armada perang yang lebih unggul? Dikutip VIVA Militer dari data Global Firepower, berikut perbandingan kekuatan militer Kirgistan-Tajikistan.

Pada 2021, Kirgistan menduduki urutan ke-93 sebagai negara dengan armada militer terkuat di dunia. Sementara itu, Tajikistan berada enam tingkat di bawah Kirgistan. Namun demikian, data menunjukkan di sejumlah sektor Angkatan Bersenjata Republik Tajikistan justru lebih dominan.

Saat ini, Kirgistan memiliki total 11 ribu personel aktif, tanpa memiliki personel cadangan. Di sisi lain, Tajikistan hanya punya 9 ribu prajurit.

Di sektor kekuatan tempur darat, Tajikistan di atas kertas jauh lebih unggul daripada Kirgistan. Total Tajikistan memiliki 253 unit tank. Jumlah tersebut unggul jauh daripada yang dimiliki militer Kirgistan yang cuma memiliki 150 unit tank.

Kirgistan dan Tajikistan sama-sama memiliki 400 unit kendaraan lapis baja bersenjata. Namun demikian, Kirgistan punya lebih banyak artileri. Total Kirgistan memiliki 189 unit artileri, unggul jauh dari Tajikistan yang hanya punya 80 unit.

Akan tetapi jika dilihat dari jumlah unit proyektor roket bergerak, Tajikistan kembali memimpin. Pasukan yang berada di bawah komando Letnan Jenderal Emomali Abdur Rahim Sobirzoda punya 125 unit proyektor roket. Sementara itu, Kirgistan cuma punya 21 unit saja.

Berlanjut ke kekuatan tempur matra udara, Tajikistan lagi-lagi menunjukkan keunggulannya. Meski tak punya satu unit pun jet tempur, Angkatan Udara Tajikistan memiliki total 25 unit pesawat. Pun dengan Kirgistan, juga tak punya pesawat perang. Kirgistan malah cuma punya tujuh unit helikopter saja.

Dari tujuh unit helikopter yang dipunyai oleh Angkatan Udara Kirgistan, tercatat hanya ada dua helikopter tempur. Sisanya merupakan helikopter angkut. Di sisi lain, Tajikistan punya 20 unit helikopter tempur, satu pesawat angkut dan empat pesawat latihan.

Baik militer Kirgistan maupu Tajikistan hanya memiliki armada di sektor darat dan udara. Angkatan bersenjata kedua negara sama-sama tidak memiliki pasukan di matra laut.