Data Lengkap Kemenhub soal Peningkatan Jumlah Penumpang di Semua Moda Transportasi

Merdeka.com - Merdeka.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat pergerakan penumpang angkutan umum mengalami peningkatan yang signifikan hingga H-5 Lebaran. Peningkatan terjadi hampir di semua moda angkutan, jika dibandingkan dengan hari biasa.

Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati menjelaskan, pemantauan pergerakan penumpang transportasi umum di masa mudik ini dilakukan di 111 terminal bus, 16 pelabuhan penyeberangan, 51 bandara, 110 pelabuhan laut dan 13 daerah operasi atau divre perkeretaapian.

Pada angkutan transportasi umum bus, realisasi jumlah penumpang pada H-5 sebesar 117.285 penumpang atau meningkat 86,9 persen jika dibandingkan dengan hari biasa. Selanjutnya, angkutan kereta api realisasi jumlah penumpang pada H-5 sebesar 90.448 penumpang atau meningkat 87 persen.

"Pada angkutan udara realisasi jumlah penumpang pada H-5 sebesar 192.130 penumpang atau meningkat 82,8 persen jika dibandingkan dengan hari biasa," kata Adita dalam konferensi pers angkutan lebaran tahun 2022, Kamis (28/4).

Untuk angkutan laut realisasinya mencapai 64.050 penumpang atau meningkat 219 persen jika dibandingkan dengan hari biasa di 16 April 2022. Kemudian, angkutan penyeberangan realisasi jumlah penumpang H-5 menuju Lebaran mencapai 91.255 penumpang, meningkat 64,3 persen jika dibandingkan dengan hari biasa.

"Bisa lihat bahwa pergerakan penumpang kumulatif H-7 sampai H - 5, pergerakan penumpang udara ini mencapai peningkatan yang tertinggi, yaitu sebanyak 505.428 penumpang," jelas Adita.

Data tersebut merupakan kumulatif dari H-7 Hingga H-5, dengan pergerakan keberangkatan terpadat itu ada di 5 bandara yaitu Soekarno Hatta, Sultan Hasanuddin di Makassar, Juanda di Surabaya, Sepinggan di Balikpapan, dan Ngurah Rai di Bali.

Angkutan Bus

Sementara, untuk angkutan jalan menggunakan bus akumulasinya sebanyak 330.169 penumpang, yang paling padat keberangkatannya ada di 5 Terminal yaitu kertonegoro di Ngawi, Surabaya di Surabaya, Insinyur Soekarno di Klaten, Giwangan di Yogyakarta dan Tamanan di Kediri.

"Untuk perkeretaapian sebanyak 240.603 penumpang selama H - 7 sampai H - 5 dengan pergerakan penumpang di 5 Daerah Operasi yaitu daop 1 Jakarta, Bandung, Cirebon, Semarang dan Jember," ujarnya.

Sementara, untuk angkutan penyeberangan akumulasi sebanyak 252.827 penumpang, dengan pergerakan terpadat terjadi di pelabuhan penyeberangan Gilimanuk, Bakauheni, Merak, Ketapang, dan Padang Bai.

"Sedangkan angkutan laut sebanyak 182.855 penumpang secara akumulatif, dengan pergerakan terbesar ada di lima pelabuhan di Gilimanuk, Batam ,Tanjung Balai, Karimun Tanjung Pinang dan Balikpapan," ujarnya.

Dengan demikian, total penumpang di semua moda angkutan secara kumulatif mulai Senin 25 April sampai dengan tanggal 27 April kemarin sudah mencapai 1.505.882 penumpang. Data ini sifatnya masih sementara.

"Karena kami lakukan secara cut off pada pagi hari tadi dan tentunya Jika ada data-data yang masuk kepada kami secara menyusul akan dilakukan penyesuaian," pungkasnya.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com [idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel