Data Primer adalah Data Utama Dalam Sebuah Penelitian, Ketahui Definisi dan Fungsinya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Data primer adalah data utama yang digunakan dalam sebuah penelitian. Dalam hal ini, data menjadi salah satu komponen penting yang dapat membantu mewujudkan sebuah penelitian dengan kualitas bagus.

Di mana peneliti harus dapat mengumpulkan data dengan akurat untuk kemudian diamati dan dianalisis menggunakan berbagai teori yang ada. Terdapat dua jenis data yang biasanya digunakan peneliti dalam setiap kegiatan penelitian, yaitu data primer dan data sekunder. Umumnya, kedua data ini digabungkan untuk saling melengkapi dan membantu peneliti dalam mengamati setiap fenomena yang ada.

Data primer ini diperoleh secara langsung ke objek penelitian yang dapat menajdi data akurat dalam membuah sebuah penelitian. Untuk memperoleh data primer, maka peneliti harus melakukan sensus atau survei terlebih dahulu pada objek penelitian karena data tersebut belum tersedia sebelumnya.

Untuk lebih detialnya, berikut ini penjelasan mengenai definisi data primer beserta fungsinya yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Jum’at (16/7/2021).

Definisi Data Primer

Ilustrasi (Sumber: Pixabay)
Ilustrasi (Sumber: Pixabay)

Data primer adalah bisa peneliti langsung dapatkan dari objek riset. Data ini berfungsi untuk membantu Anda sebagai peneliti dalam mencari jawaban dari rumusan masalah yang telah disusun. Dengan kata lain, data primer adalah sumber data penelitian yang diperoleh secara langsung dari sumber aslinya yang berupa wawancara, pendapat dari individu atau kelompok (orang) maupun hasil observasi dari suatu obyek, dan kejadian atau hasil pengujian (benda).

Dengan begitu, peneliti membutuhkan pengumpulan data dengan cara menjawab pertanyaan riset (metode survei) atau penelitian benda (metode observasi). Untuk kelebihan dari data primer adalah data lebih mencerminkan kebenaran berdasarkan dengan apa yang dilihat.dan didengar langsung oleh peneliti sehingga unsur-unsur kebohongan dari sumber yang fenomenal dapat dihindari. Sedangkan, kekurangan dari data primer adalah membutuhkan waktu yang relatif lama serta biaya yang dikeluarkan relatif cukup besar.

Pengertian Data Primer Menurut Para Ahli

Ilustrasi penelitian (iStockphoto)
Ilustrasi penelitian (iStockphoto)

Ada beberapa pengertian data primer menurut para ahli yang perlu untuk Anda ketahui. Berikut ini penjelasannya dari mereka, yaitu:

Sugiyono

pengertian data primer menurut Sugiyono adalah sebuah data yang langsung didapatkan dari sumber dan diberi kepada pengumpul data atau peneliti. Ada pula pendapat menurut Sugiyono, sumber data primer adalah wawancara dengan subjek penelitian baik secara observasi ataupun pengamatan langsung.

Sanusi

Menurut Sanusi data primer adalah suatu data yang pertama kali dikumpulkan serta ditulis peneliti.

Danang Sunyoto

Arti data primer adalah data yang asli dan dikumpulkan sendiri oleh peneliti sebagai alat jawab rumusan masalah penelitian.

Fungsi Data Primer

ilustrasi penelitian  (sumber: iStockphoto)
ilustrasi penelitian (sumber: iStockphoto)

Fungsi utama data primer adalah menyelesaikan rumusan masalah riset. Selain itu masih ada fungsi lainnya seperti bahan evaluasi peneliti atau organisasi. Simak penjelasannya di bawah ini:

1. Dasar Jawaban Rumusan Masalah

Sebuah data bisa digunakan sebagai dasar pembuatan keputusan, begitu juga dengan hasil dari rumusan masalah sebuah penelitian. Pada poin ini, fungsi data primer adalah menjadi dasar jawaban sebuah rumusan masalah agar bisa lebih valid.

2. Sumber Evaluasi

Jika riset yang Anda lakukan mengangkat topik yang sekiranya berhubungan dengan organisasi atau perusahaan, data primer adalah data yang bisa Anda gunakan juga untuk bahan evaluasi organisasi. Dengan menerima feedback langsung dari sumber data, selain menjadi jawaban riset bisa Anda gunakan untuk kaca evaluasi.

3. Acuan Perencanaan

Setelah melakukan evaluasi, pasti ada upaya-upaya perbaikan. Data primer adalah data yang bisa Anda gunakan juga sebagai acuan perencanaan upaya perbaikan yang akan dilakukan. Dengan begitu perbaikan bisa lebih efektif.

Perbedaan Data Primer dan Sekunder

Ilustrasi penelitian. (iStockphoto)
Ilustrasi penelitian. (iStockphoto)

Masing-masing dari kedua jenis tersebut punya ciri dan karakteristik sendiri yang berbeda, sehingga bisa saling melengkapi satu sama lain. Perbedaan data primer dan sekunder juga bisa dilihat dari teknik dan sumber pengumpulan datanya. Berikut ini penjelasan selengkapnya yang bisa Anda pahami, yaitu:

1. Data primer

a. Data Primer Adalah Asli

Seperti pengertian data primer menurut Sugiyono yang menyatakan bahwa data tersebut diberikan langsung dari sumbernya, sehingga dipastikan bahwa data tersebut murni.

b. Informasi ‘Pertama’

Hal tersebut dikarenakan pengumpulan data dilakukan pertama kalinya dalam penelitian.

c. Valid dan Akurat

Data primer adalah data yang cenderung selalu berkembang setiap waktu, sehingga dalam pengumpulannya data yang didapat bersifat updated.

d. Data Mentah

Ciri khas ini disebabkan karena sumber data primer adalah pihak yang memberi informasi secara langsung dan belum diolah.

2. Data sekunder

a. Data sekunder adalah data yang sudah diolah terlebih dahulu dan baru didapatkan oleh peneliti dari sumber yang lain sebagai tambahan informasi.

b. Beberapa sumber data sekunder adalah buku, jurnal, publikasi pemerintah, serta situs atau sumber lain yang mendukung.

c. Ciri kedua dari data sekunder adalah sumbernya yang berasal dari peneliti sebelumnya. Jadi, peneliti hanya mencari data tambahan dari sumber yang sudah dibuat oleh orang lain.

d. Data sekunder juga bersifat kurang spesifik dan tidak punya kontrol dalam riset yang dibuat. Lagi-lagi hal ini karena peneliti mendapatkan data dari sumber lain saja dan mengandalkan interpretasi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel