Daud Jordan Siap Hadapi Petinju AS Franki Archuleta

Laporan Wartawan Tribunj Pontianak

TRIBUNNEWS.COM, PONTIANAK - Petinju muda asal Kayong Utara, Kalimantan Barat, Daud 'Cino' Yordan akan tampil melawan Franki e'Leroy' Archuleta dari AS, 30 November mendatang di Challange Stadium, Perth, Australia. Pertarungan Daud-Villa akan memperebutkan gelar juara IBO Asia Pacific kelas bulu (57,1 kg) yang lowong.

Seusai kalah angka dari Chris John, 17 April silam, Daud bersama manajemennya kembali menata diri untuk mencapai puncak kejayaan. Itu sebabnya, Daud melawan Villa sebagai jembatan menuju kejuaraan dunia yang sudah dipersiapkan promotor Oktohari di AS tahun depan.

Pertarungan Daud merupakan partai tambahan pertarungan petinju jagoan Indonesia, Chris 'The Dragon' John versus petinju Ukraina, Stanslav Merdov dengan rekor 32 (24 KO)-7 (1 KO)-0. Bagi Chris, mempertahankan gelar juara dunia WBA di Australia bukan baru kali ini akan terjadi.

Pada saat ia mempertahankan gelar tersebut kali ke-4 melawan Tommy 'The Titan' Browne (Australia) diselenggarakan di Panther World of Entertainment, Penrith, New South Wales, Australia, 7 Agustus 2005. Kala itu, Chris menang TKO di ronde 10 atas Browne.

Sebagai juara WBA super, Chris, 32 tahun, akan berusaha mati-matian untuk mempertahankan gengsinya itu demi bangsa dan negara. Apalagi saat ini Chris satu-satunya petinju Indonesia yang menyandang gelar juara dunia. Oleh sebab itu, Chris, Craig, dan promotor Raja Sapta Oktohari (Mahkota Promotion) berharap doa dan dukungan masyarakat Indonesia demi kejayaan Chris dan Merah Putih. Kini, Chris mencatat rekor 45 (22 KO)-0-2.

Merdov bukan lawan enteng. Apalagi Merdov berasal dari negara pecahan Uni Soviet. Umumnya petinju dari negara pecahan Uni Soviet punya pukulan-pukulan yang berbahaya dan teknis bertinju yang baik.

Merdov pernah menyandang gelar WBO Intercontinental, EE-EBU (European External European Union), dan kini juara EBA (European Boxing Association). Merdov yang bergaya ortodoks dan berusia 35 tahun itu dilatih Igor Gapon dan manajer Dmytro Yelysyeyev.

Raja Sapta Oktohari yang kini menjadi promotor Chris berharap Chris bertanding sebaik-baiknya dan mempertunjukkan kepiawaiannya sebagai juara super WBA. Apalagi tahun depan Oktohari sudah punya rencana tiga pertandingan besar buat Chris.

"Saya ingin Chris bermain bagus dan menang meyakinkan dalam pertandingan ini. Dengan kemenangan meyakinkan itu, bukan hanya mengharumkan nama bangsa dan negara, tapi lebih mudah untuk mempromosikan Chris," ujar Oktohari, 36, pengusaha muda yang kini menjabat Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi).

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.