Daun Pegagan, Obat Manjur dan Penghalus Kulit yang Tumbuh Liar

Dian Lestari Ningsih, PojokSeni
·Bacaan 2 menit

VIVA – Pernah lihat daun berbentuk kipas dengan warna hijau terang seperti di atas? Yah, daun pegagan, atau disebut pula daun gotu kola, atau nama latinnya Centella asiatica. Daun satu ini lebih sering ditemukan tumbuh secara liar, ketimbang dibudidayakan.

Padahal, tanaman yang hanya tumbuh di negara-negara Asia ini merupakan tanaman yang sangat baik untuk menjadi obat sejumlah penyakit, termasuk kulit. Daun pegagan memang tidak sepopuler jahe misalnya yang sudah lama dipercaya sebagai obat herbal.

Termasuk bila dibandingkan dengan tanaman obat lain semacam kencur, sambiloto, temulawak dan sebagainya. Namun faktanya, pegagan justru termasuk tanaman obat unggul yang sangat tinggi khasiatnya. PT Nyonya Meneer misalnya yang khusus memproduksi obat-obatan herbal juga selalu menyertakan daun pegagan dalam resepnya.

Paling dikenal adalah kemampuan daun pegagan dalam mengobati semua masalah kulit, termasuk kecantikan kulit wajah. Sejak dulu, daun pegagan sering digunakan untuk menutup luka agar cepat sembuh dan kering. Selanjutnya, masih untuk mengobati luka, daun ini justru diekstrak agar luka bekas operasi cepat sembuh karena mengandung triterpenoid yang baik untuk menyembuhkan luka.

Kandungan kolagen alami di dalam daun pegagan juga sangat tinggi sehingga sangat baik untuk kesehatan kulit, termasuk di antaranya untuk meningkatkan elastisitas kulit dan akhirnya menjadikan Anda lebih awet muda. Selain untuk luka dan mencegah penuaan dini, daun pegagan juga dikenal sebagai bahan utama krim anti jerawat.

Wajar saja, karena daun pegagan ini mengandung banyak vitamin dan mineral seperti niacin, carotene, vitamin A, B1, B2 dan C juga kaya akan anti oksidan. Teranyar, penelitian menyebutkan bahwa bekas kehamilan (strecth marks) bisa cepat hilang dengan senyawa terpenoid dalam daun pegagan. Karena itu, sejumlah brand perawatan kulit dunia menggunakan daun pegagan sebagai bahan dalam krim penghilang strecth marks tersebut.

Nah, bagaimana bisa tanaman yang tumbuh liar (mungkin juga bisa ditemukan di sekitaran rumah Anda) ini memiliki khasiat yang luar biasa bagi kulit? Sedangkan di banyak tempat, khususnya daerah pinggiran, daun ini sering dijadikan makanan bagi hewan ternak? Daun pegagan bisa digunakan dengan dua cara, yakni dikonsumsi dengan air hangat.

Anda bisa mengeringkannya terlebih dulu, sebelum menyiramnya dengan air panas. Lalu tunggu hangat, dan daun pegagannya di saring. Atau, cara kedua adalah dengan ditumbuk sehingga menjadi hancur. Bisa digunakan sebagai krim masker, penutup luka dan sebagainya.

SUMBER ASLI