David Jacobs Tekuk Luka Bakic di Tenis Meja Paralimpiade Tokyo 2020

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Atlet para tenis meja Indonesia David Jacobs berhasil menang mudah pada laga pertama grup B melawan atlet para tenis meja asal Montenegro, Luka Bakic, Rabu (25/8/2021). David meraih kemenangan mutlak 3-0 atas Basic pada laga tenis meja Paralimpiade Tokyo 2020 yang digelar di Tokyo Metropolitan Gym Table itu.

David Jacobs hanya membutuhkan 18 menit untuk kalahkan Basic pada duel tenis meja yang cukup singkat ini. Pada game 1, David membutuhkan 5 menit untuk unggul 5-11 atas Bakic.

Sempat kejar-kejaran poin, tapi David berhasil menahan perlawanan Bakic di angka 5 saja. Game kedua juga berjalan nyaris tak berbeda.

Kali ini, Bakic memberi perlawanan tapi tetap kalah 7-11 dari David Jacobs. Ini membuat skor menjadi 2-0.

Permainan Bakic makin berkembang di game 3. Bahkan Luka Bakic sempat unggul terlebih dahulu 8-6.

Menang Mudah

Sementara itu, Komet Akbar yang juga berlaga di TT10, tergabung di Grup A bersama unggulan utama Chojnowski dan Gilles de la Bourdonnaye yang merupakan unggulan kedelapan asal Prancis. (Foto: Dok. NPC Indonesia)
Sementara itu, Komet Akbar yang juga berlaga di TT10, tergabung di Grup A bersama unggulan utama Chojnowski dan Gilles de la Bourdonnaye yang merupakan unggulan kedelapan asal Prancis. (Foto: Dok. NPC Indonesia)

Meski begitu, David Jacobs masih terlalu tangguh bagi Bakic. Dengan perlawanan spartan, David Jacobs berhasil menang 11-9 di game 3.

Di pertandingan lain, atlet paralimpiade Indonesia lainnya Komet Akbar belum berhasil melewati atlet asal Polandia Patryk Chojnowski. Komet harus akui keunggulan lawan dengan kekalahan 0-3.

Chojnowski menyudahi perlawanan Komet Akbar dalam 21 menit dengan 11-5, 11-7 dan 11-6.

Lawan Spanyol

Besok, David Jacobs akan berhadapan dengan atlet Spanyol Jose Manuel Reyes. David harus memenangkan ini agar lebih mudah tembus ke perempat final tenis meja Paralimpiade Tokyo 2020.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel