David Noah Akan Diperiksa Terkait Kasus Penggelapan Uang Rp 1,1 Miliar Jumat, 20 Agustus 2021

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Kombes Yusri Yunus mengatakan personel band Noah, David akan diperiksa besok, Jumat 20 Agustus 2021. Diketahui, David akan diperiksa karena terlibat kasus dugaan penggelapan dan penipuan uang Rp 1,1 miliar.

"Besok tanggal 20 Agustus sekitar pukul 10.00 WIB kami undang ke Polda Metro Jaya," kata Yusri kepada awak media, Kamis (19/8/2021).

Yusri merinci, pihak lain yang juga dipanggil bersama David adalah YS dan EAS. Sebagai informasi, mereka bertiga diundang untuk memberikan keterangan, usai dilaporkan oleh Lina Yunita atas tuduhan penggelapan uang.

"Iya jadi 3 orang terlapornya dipanggil besok," jelas Yusri.

Yusri menambahkan, untuk jadwal pemeriksaan hari ini, polisi memanggil pihak bank terkait. Namun dikarenakan prosesnya masih berlangsung, maka hasil dari pemeriksaan belum dapat disampaikan.

"Hari ini interview saksi-saksi kepada dari bank. Mudah-mudahan bisa datang saat ini," Yusri menandasi.

Klarifikasi David 'NOAH'

Sementara David Noah mengaku sudah berusaha mengembalikan setengah dari total pijaman yang dituntut Lina. Namun demikian, Lina belum mau menerima sebab jumlah tersebut belum sesuai dengan total pinjaman.

"(Tanggal) 31 Juli 2021 kayaknya deh (pengembalian Rp 500 juta). Memang mintanya dilunaskan. Cuma jumlahnya besar sekali yang mana untuk saat ini, jumlah itu di luar kemampuan saya," beber David 'NOAH' dalam jumpa pers, Jumat 13 Agustus 2021.

Atas ketidaksepakatan tersebut, Lina pun mengambil langkah hukum atas dugaan penipuan janji pengembalian uang yang sebelumya disepakati maksimal 6 bulan. Menurut Lina, uang pinjaman diberikan untuk membiayai operasional proyek David. Transaksi terjadi pada 2019.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel