On This Day: Akhir Manis The Invincibles Arsenal

·Bacaan 1 menit

VIVAArsenal sempat memiliki tim super di musim 2003/04. Dinakhodai Arsene Wenger, The Gunners menyandang status The Invincibles usai menjadi juara dengan rekor tak terkalahkan.

15 Mei 2004 menjadi laga terakhir Arsenal di musim 2003/04. Mereka sukses menekuk Leicester City 2-1 di Highbury Stadium.

Dilansir berbagai sumber, raihan ini membuat Arsenal menjadi juara dengan catatan tak terkalahkan. Mereka meraup 90 poin hasil dari 26 kemenangan dan 12 kali hasil imbang.

Chelsea yang kala itu menjadi pesaing terdekat tak mampu membendung keperkasaan Arsenal. The Blues finis dengan 79 poin atau 11 angka di belakang The Gunners.

Arsenal menjadi tim pertama dengan format Liga Inggris 38 laga, yang mencatat rekor tak terkalahkan. Secara keseluruhan, mereka menyamai rekor Preston North End yang tak terkalahkan dalam 22 pertandingan Liga Inggris musim 1888/89.

Wenger kala itu kerap menggunakan formasi 4-4-1-1. Thierry Henry menjadi mesin gol Arsenal yang didukung Dennis Bergkamp.

Patrick Vieira dan Gilberto Silva tampil kokoh sebagai gelandang bertahan. Robert Pires dan Fredrik Ljungberg kerap menyisir dari sayap.

Semua itu masih didukung pertahanan kokoh. Sol Campbell dan Kolo Toure menjadi duet andalan, ditambah Lauren dan Ashley Cole yang menjadi bek sayap. Lalu, kiper Jens Lehmann yang tengah menunjukkan performa terbaik.

Jika digabung dengan raihan di musim 2002/03 dan 2004/05, Arsenal mencatat rekor 49 laga tak terkalahkan. Mereka menang 36 kali dan imbang 13 kali.

Mau tahu apa saja peristiwa bersejarah di dunia olahraga? Simak On This Day setiap hari hanya di VIVA.co.id

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel