On This Day: Comeback Terhebat MU di Final Liga Champions

·Bacaan 3 menit

VIVA – Pertandingan sepakbola kerap menghadirkan drama. Salah satunya yang terjadi pada 26 Mei 1999. Ketika Manchester United menghadapi Bayern Munich di final Liga Champions yang berlangsung di markas Barcelona, Camp Nou.

Dalam pertandingan tersebut, Bayern Munich unggul cepat melalui gol tendangan bebas Mario Basler. Berawal ketika Ronny Johnsen melakukan pelanggaran terhadap striker Bayern Carsten Jancker di luar area penalti.

Tertinggal satu gol, MU mulai mendominasi penguasaan bola, tetapi gagal menciptakan peluang yang berarti. Pertahanan Bayern tetap kuat dan terorganisir dengan baik. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.

Memulai babak kedua, Bayern tampil percaya diri. Basler terbukti menjadi pemain Bayern paling berbahaya. Dia beberapa kali mengancam gawang Setan Merah, baik lewat tembakan langsung, ataupun umpan mematikan.

Berbagai peluang emas diciptakan Bayern di babak kedua. Dengan permainan yang tampaknya menjauh dari pihak MU, Sir Alex Ferguson membuat keputusan memasukkan Ole Gunnar Solskjær di 10 menit tersisa pertandingan.

Solskjaer langsung membuat perbedaan dengan memaksa kiper Bayern Oliver Kahn melakukan penyelamatan dengan sundulan. Ini menjadi peluang terbaik MU untuk mencetak gol di sepanjang pertrandingan.

Semenit kemudian, Bayern melewatkan kesempatan untuk menggandakan keunggulan sekaligus mengamankan trofi juara ketika tendangan overhead dari Jancker hanya membentur mistar gawang MU. Skor 1-0 bertahan hingga 90 menit.

Saat wasit keempat menunjukkan tiga menit waktu tambahan, MU mendapat sepak pojok tepat. Dengan sedikit waktu tersisa untuk menyamakan kedudukan, Peter Schmeichel memberanikan diri maju ke area penalti Bayern.

Beckham melepaskan tendangan sudut tepat di atas kepala Schmeichel, Yorke mengembalikan bola ke area ramai, dan setelah Fink gagal menyapu bersih, bola tiba di kaki Giggs di tepi area penalti.

Sayang tendangan kaki kanannya lemah dan kurang tepat, tapi bola langsung ke Sheringham, yang menyapu tembakan dengan kaki kanannya, dan menempatkan bola di sudut bawah gawang Bayern. Gol Sheringham tercipta di menit 90+0:36 detik.

Tampaknya, gol ini bakal membuat MU memaksakan perpanjangan waktu. Kurang dari 30 detik setelah kick-off, MU mendapat tendangan sudut lagi. Tapi kali ini Schmeichel tetap di area penalti, di bawah instruksi dari Alex Ferguson.

David Beckham kembali melakukan tendangan sudut mengarah kepala Sheringham yang menganggukkan bola ke bawah melewati gawang. Solskjær bereaksi tercepat, menjulurkan kaki dan menusuk bola ke atas gawang Bayern yang membuat MU memimpin. Gol tercipta di menit 90+2: 17.

Solskjær merayakan dengan meluncur di atas lututnya, meniru perayaan Basler sebelumnya, sebelum segera dikerumuni oleh para pemain MU, dan staf pelatih. Sementara Schmeichel, di area penalti sendiri, berguling dengan gembira.

Permainan dimulai kembali, tapi pemain Bayern mulai tampak putus asa, hampir tidak dapat melanjutkan dan membutuhkan bantuan wasit Pierluigi Collina untuk menyeret diri mereka sendiri dari tanah.

Para pemain Bayern tercengang telah kalah dalam laga yang mereka pikir sudah dimenangkan hanya beberapa menit sebelumnya. Beberapa suar perayaan telah dinyalakan oleh fans Bayern beberapa saat sebelum MU menyamakan kedudukan.

Pada akhirnya, MU mempertahankan keunggulan mereka untuk mengamankan trofi Liga Champions kedua mereka. hingga peluit akhir. Usai laga, sorakan dari para penggemar MU digambarkan seperti "auman singa".

Lihat pertandingannya di bawah ini:

Susunan Pemain:
Manchester United:
Peter Schmeichel, Gary Neville, Ronny Johnsen, Jaap Stam, Denis Irwin, Ryan Giggs, David Beckham, Nicky Butt, Jesper Blomqvist (Teddy Sheringham 67'), Dwight Yorke, Andy Cole (Ole Gunnar Solskjær 81')
Bayern Munich: Oliver Kahn, Lothar Matthäus (Thorsten Fink 80'), Markus Babbel, Thomas Linke, Samuel Kuffour, Michael Tarnat, Stefan Effenberg, Jens Jeremies, Mario Basler (Hasan Salihamidži? 87'), Carsten Jancker, Alexander Zickler (Mehmet Scholl 71')

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel