On This Day: Generasi Emas Sampdoria Berjaya di Eropa

·Bacaan 1 menit

VIVA – Saat ini, Sampdoria hanyalah dikenal sebagai tim kuda hitam Serie A. Blucerchiati kerap menjadi penjegal tim-tim besar, namun tak pernah diperhitungkan menjadi kandidat juara.

Tak banyak yang tahu, Sampdoria sempat memiliki tim yang disegani di Italia dan Eropa. Di era 1990-an, mereka berjaya di bawah pelatih asal Serbia, Vujadin Boskov.

Sampdoria saat itu memiliki generasi emas. Dari mulai Gianluca Pagliuca, Gianluca Vialli, Roberto Mancini, Toninho Cerezo, Pietro Vierchowod dan Attilio Lombardo.

Dilansir berbagai sumber, Sampdoria meraih kejayaan di Eropa di musim 1989/90. Mereka sukses menjuarai Piala Winners, yang menjadi satu-satunya gelar Eropa yang diraih.

Sampdoria berhadapan dengan jagoan Belgia, Anderlecht dalam laga final di Ullevi Stadium, Gothenburg, Swedia, 9 Mei 1990.

Duel berlangsung sama kuat 0-0 hingga 2x45 menit dan harus dituntaskan dengan extra time.

Dua gol disumbangkan Gianluca Vialli di babak tambahan, tepatnya di menit 105 dan 107. Sampdoria sukses menang 2-0, sekaligus menjadi juara Piala Winners.

Kejayaan Sampdoria berlanjut semusim kemudian, pada 1990/91. Mereka sukses menyabet Scudetto Serie A, yang menjadi satu-satunya gelar kasta teratas Italia yang diraih.

Bahkan, di musim 1991/92, Sampdoria menembus final European Cup (kini Liga Champions). Sayang, mereka harus puas menjadi runner up, usai takluk 0-1 dari Barcelona di partai final.

Mau tahu apa saja peristiwa bersejarah di dunia olahraga? Simak On This Day setiap hari hanya di VIVA.co.id.