On This Day: Kumpulan Monster Bawa Barcelona Juara Liga Champions

·Bacaan 2 menit

VIVA – Hari ini, 15 tahun yang lalu 17 Mei 2006 Barcelona yang dipenuhi pemain bintang meraih gelar Liga Champion.

Stade de France, Prancis menjadi saksi akhir betapa mengerikannya Barcelona sepanjang kompetisi musim itu.

Lihat saja betapa ganas-ganasnya pemain ini, Ronaldinho, Samuel Eto'o, Lionel Messi, Xavi, Carles Puyol Henrik Larrson, Victor Valdes, Mark van Bommel, Deco, Edmilson, hingga Juliano Belletti yang hadir sebagai pahlawan di menit akhir.

Barcelona memulai fase penyisihan nyaris sempurna. Berada di Grup C bersama Werder Bremen, Udinese, Panathinaikos, El Barca finis sebagai juara grup dengan lima kemenangan dan sekali imbang (16 poin).

Di babak 16 besar, Barcelona mengalahkan Chelsea dengan agregat 3-2. Kemudian di partai perempatfinal, Barca menumbangkan Benfica dengan agregat 2-0.

Berlanjut ke semifinal, Barcelona bersua raksasa dari Italia, AC Milan. Bermodalkan kemenangan 1-0 di leg pertama, Barca sukses menahan imbang Milan 0-0 di leg kedua.

Di final, Barcelona bertemu dengan Arsenal yang juga tampil fantastis. Arsenal tak kalah top dengan Barcelona yang diisi pemain-pemain bintang seperti Thierry Henry, Cesc Fabregas, hingga Sol Campbell.

Musim itu benar-benar menjadi musim yang hebat bagi The Gunners. Mereka melaju ke final tanpa kalah dan hanya kebobolan dua gol.

Malam itu akhirnya tiba. Puluhan ribu suporter tumpah ruah di Stade de France. Barcelona tampil mendominasi dengan aksi-aksi magis Ronaldinho.

Barca ketiban untung 18 menit laga baru berjalan, Arsenal harus bermain dengan 10 orang setelah Jens Lehmann dikartu merah pada menit ke-18. Ia diusir keluar setelah melanggar Samuel Eto'o di luar kotak penalti.

Kalah jumlah pemain, Arsenal malah unggul lebih dulu. Berawal dari tendangan bebas yang diambil Henry di tepi kotak penalti. Bola meluncur indah dengan melengkung ke depan gawang,

Sol Campbell melompat tinggi dan sukses menanduk bola. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, Barcelona menggempur habis Arsenal. Usaha itu akhirnya membuahkan hasil menit ke-61. Adalah Henrik Larsson yang mencatatkan namanya di papan skor.

Larsson dimasukkan untuk menggantikan van Bommel. Pergantian ini terbukti jitu. Sebab Larsson akhirnya menjadi sosok kunci yang membuat Barca bisa membalikkan skor.

Ia memberikan assist pada Samuel Eto'o pada menit ke-76. Eks penyerang Celtic itu juga kembali memberikan kontribusinya atas terciptanya gol Juliano Belletti pada menit ke-80.

Arsenal tak mampu membalas. Barcelona akhirnya menang dengan skor 2-1. Bagi Barca, itu menjadi gelar kedua mereka di Liga Champions. Sedangkan Arsenal, harus gagal meraih gelar perdana.

Manajer Arsenal saat itu, Arsene Wenger menyebut sumber kekalahan timnya adalah karena harus bermain dengan 10 orang.

"Ketika Jens Lehmann dikeluarkan dari lapangan, itu membuat kami 70 menit bermain dengan sepuluh melawan sebelas, melawan tim yang mempertahankan bola dengan sangat baik," kata Wenger, dikutip UEFA.

Sementara pelatih Barcelona, Frank Rijkaard secara khusus memberikan pujian pada Victor Valdes. Menurutnya, Valdes paling berjasa membuat Blaugrana keluar dari laga itu dengan kemenangan.

"Valdes memainkan peran yang menentukan. Ia menyelamatkan kami pada momen-momen krusial," pujinya.

Mau tahu apa saja peristiwa bersejarah di dunia olahraga? Simak On This Day setiap hari hanya di VIVA.co.id.