On This Day: Muhammad Ali Meninggal Dunia

·Bacaan 1 menit

VIVA –Kabar duka datang dari dunia tinju, 3 Juni 2016. Petinju legendaris, Muhammad Ali meninggal dunia di usia 74 tahun.

Ali meninggal dunia dunia usai dua hari dirawat di Rumah Sakit Phoenix, Amerika Serikat. Dia sempat berjuang bertahun-tahun melawan penyakit parkinson.

Daily Mail melaporkan, dokter telah memperingatkan keluarga beberapa jam sebelum ia meninggal, karena kondisinya semakin memburuk. Menurut sumber, keluarga pun berada di sampingnya, dan telah mempersiapkan rencana pemakaman.

Ali, yang didiagnosis mengalami parkinson pada 1984, beberapa kali dirawat di rumah sakit dalam beberapa tahun. Pada akhir 2014, dia dua kali masuk RS. Sedangkan di awal 2015, Ali masuk rumah sakit, karena mengalami infeksi saluran kemih yang berat.

Ali yang awalnya memiliki nama Cassius Marcellus Clay Jr, lahir pada 17 Januari 1942 di Louisville, Kentucky. Ia memulai karier sebagai petinju pada usia 12 tahun. Pada Olimpiade Roma 1960, Ali berhasil menyumbangkan emas untuk Amerika. Ketika usianya baru 18 tahun.

Sejak saat itu, prestasi Ali di ring tinju terus menjanjikan. Di usia 22, ia telah meraih juara dunia kelas berat setelah mengalahkan Sonny Liston dalam pertarungan pada tahun 1964.

Secara keseluruhan, Ali menjadi juara dunia kelas berat di tiga kesempatan berbeda, dan sukses mempertahankan gelarnya itu selama 19 kali. Selama kariernya, Ali bertanding sebanyak 61 kali dengan catatan kemenangan 56 dan 37 di antaranya menang KO, serta lima kali kalah.

Berbagai pertarungan Ali di ring tinju tak bisa dilupakan. Di antaranya, kemenangan dalam Thrilla in Manila (1975) melawan Joe Frazer, lalu mengalahkan George Foreman dalam Rumble in the Jungle (1974).

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel