On This Day: Timnas Senegal Permalukan Juara Dunia

·Bacaan 1 menit

VIVA – Kejutan terjadi di laga pembuka Piala Dunia 2002. Juara bertahan Timnas Prancis dipermalukan tim pendatang baru Timnas Senegal di Seoul World Cup Stadium, 31 Mei 2002.

Sebanyak 62.561 pasang mata di stadion menjadi saksi kehebatan Senegal. Datang dengan nama yang tak dikenal, wakil Afrika ini sukses menang tipis 1-0.

Dilansir BBC, masalah memang sudah datang untuk Prancis jelang melawan Senegal. Zinedine Zidane tak bisa tampil karena cedera.

Namun, Prancis tetap diunggulkan untuk menekuk Senegal. Apalagi, Les Bleus masih diperkuat nama-nama peraih juara dunia 1998, dari mulai Fabian Barthez, Emmanuel Petit, Patrick Vieira dan Lilian Thuram

Namun, Senegal tampil luar biasa. Gol tunggal kemenangan Senegal dicetak di menit 30. Umpan matang El Hadji Diouf diselesaikan dengan sempurna oleh Papa Bouba Diop.

Senegal melaju ke babak 16 besar menjadi runner up Grup A, menemani Denmark yang menjadi juara grup. Sedangkan Prancis harus angkat koper dengan cepat usai menempati juru kunci grup.

Di babak 16 besar, Senegal mengalahkan Swedia 2-1. Mereka tersingkir di perempat final usai takluk 0-1 dari Turki. Ini merupakan pencapaian terbaik Senegal di Piala Dunia.

Senegal kembali tampil di Piala Dunia 2018 Rusia. Namun, mereka gagal mengulang prestasi pada 2002. Diperkuat sejumlah bintang dari mulai Sadio Mane dan Kalidou Koulibaly, Senegal langsung tersisih di penyisihan grup.

Kabar duka datang pada 29 November 2020 silam. Diop yang menjadi pahlawan kemenangan Senegal meninggal dunia di usia 42 tahun.

“Di antara banyak prestasi Diop, dia akan selalu dikenang sebagai pencetak gol pembuka di Piala Dunia 2002. RIP, Papa Bouba Diop," tulis Twitter resmi FIFA.

Berikut gol Papa Bouba Diop ke gawang Prancis:

Mau tahu apa saja peristiwa bersejarah di dunia olahraga? Simak On This Day setiap hari hanya di VIVA.co.id

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel